Rabu, 25 November 2020

PNS Berprofesi Ganda Terancam Sanksi Berat


Minggu, 27 September 2015 | 13:47:51 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

BANGKO - Wakil Bupati Merangin, Khafied Moein, sangat menyayangkan adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Merangin yang berprofesi ganda. Ini dikarenakan mereka telah mengabaikan sumpah pegawainya dan cenderung menjadikan PNS sebagai sampingan.

"Ya, saya sudah mendapatkan informasi adanya PNS yang berpofesi ganda dan mengabaikan tugasnya sebagai pegawai," kata Khafied.

Sejauh ini, lanjut Khafied, dirinya sudah memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengecek kebenarannya. Selanjutnya, kata Khafied, juga akan memanggil Inspektorat.

"BKD sudah saya panggil, selanjutnya saya akan panggil Inspektorat. Kita harus cari kebenaran siapa saja yang berprofesi ganda," ujarnya.

BKD dan Inpektorat nantinya, sambung Khafied, harus mencari kebanaran dan meminta keterangan kepada PNS yang berprofesi ganda. "Nanti akan kita minta BAP (Berita Acara Pemeriksaan) apa benar yang bersangkutan dalam kafasitas profesi ganda, artinya sebagai PNS dan wartawan juga," terangnya.

Lebih lanjut Khafied mengatakan, PNS tidak diperbolehkan berprofesi ganda, apalagi sudah mengabaikan tugas dan fungsinya sebagai PNS. Khafied menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan disanksi berat hingga pencopotan status PNS-nya.

"Semua ada aturannya, jelas ada sanksinya, jika memang tidak melaksanakan tugas, ada sanksi  bahkan bisa dicopot," tegasnya.




Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments