Rabu, 5 Agustus 2020

Akibat Kabut Asap, Jasa Cargo Sepi Peminat


Minggu, 27 September 2015 | 22:23:05 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Terganggunya aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi akibat kabut asap juga berdampak pada jasa angkutan atau cargo maskapai Garuda Area Jambi sepi peminat. Saat ini banyak pihak memilik untuk memanfaatkan jasa pengiriman lewat jalur darat.

Station Manager Garuda Indonesia area Jambi, Permadi, mengatakan selain mengalami kerugian akibat penerbangan penumpang yang selalu dibatalkan, kerugian juga terjadi pada angkutan cargo pesawat.

“Sudah hampir satu bulan terakhir ini anggkutan cargo maskapai Garuda rata-rata gagal terangkut melalui jalur penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi," kata Permadi, Minggu (27/9).

“Terkecuali pada tanggal 21 September lalu, dikarenakan pada saat itu kondisi jarak pandang di landasan sempat membaik," ujarnya lagi.

Namun demikian, maskapai garuda hanya bisa melakukan 2 kali penerbangan dengan daya angkut 2 hingga 3 ton pada setiap penerbangan. Untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang membuat lumpuh penerbangan di bandara saat ini, Permadi mengatakan pihaknya telah mengambil alternatif dengan mengirim barang milik konsumen di Jambi melalui maskapai yang ada di Sumatera Selatan dengan menempuh jalur darat.

Dikatakannya lagi, semenjak kabut asap melanda Jambi pihaknya mengalami kerugian 2 hingga 3 ton pada setiap penerbangan, dari 6 kali penerbangan setiap harinya. Namun pihaknya enggan menyebutkan kerugian dalam jumlah uang.

“Saat ini saya lihat banyak orang mengirim barang lewat jalur darat," pungkasnya.



Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments