Senin, 18 November 2019

Kemarau, Permintaan Air Bersih Melonjak


Kamis, 01 Oktober 2015 | 10:41:03 WIB


Warga yang mengantri pembagian air bersih
Warga yang mengantri pembagian air bersih / Hardiyansyah

JAMBI - Sejumlah wilayah di Kota Jambi saat ini mengalami krisis air bersih karena kemarau panjang yang menyebabkan terjadinya kekeringan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya permintaan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang, Kota Jambi.

Kabid Humas PDAM Tirta Mayang, Abdillah, mengatakan sebelum terjadinya kekeringan, pihaknya biasanya hanya mendistribusikan 20-30 tangki air bersih setiap harinya. Namun saaat ini, kata Abdillah, terjadi peningkatan cukup drastis.

"Sekarang ini per hari kita bisa mendistribusikan sebanyak 100 tangki, dengan masing-masing kapasitas tangki ada yang 4.000 liter dan 5.000 liter," kata Abdillah.

Ditambahkannya, demi membantu masyarakat Jambi yang mengalami kekurangan air bersih, PDAM Tirta Mayang juga menyediakan 18 titik tedmon gratis untuk masyarakat.

"Sebagai bentuk sumbangsih PDAM kepada masyarakat, kita menyedikan 18 tedmon yang tersebar di Mayang, Kota Baru, dan di daerah Jambi Selatan," sebut Abdillah.

"Karena saat ini debit air semakin berkurang, diharapkan kepada seluruh masyarakat Jambi untuk lebih bijak lagi dalam menggunakan air, karena dari hasil prediksi hujan di Jambi masih lama," pungkasnya.


Penulis: mg3
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments