Rabu, 12 Agustus 2020

Ribuan Koperasi di Jambi Terancam Dibubarkan


Jumat, 11 September 2015 | 11:30:52 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Ribuan koperasi yang ada di Provinsi Jambi saat ini terancam dibubarkan oleh Dinas Koperasi Provinsi dan UMKM Jambi. Pasalnya, ribuan koperasi itu diketahui tidak aktif menjalankan kegiatan usaha koperasinya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, total koperasi yang ada di Provinsi Jambi saat ini sebanyak 3.566 unit. Dari jumlah tersebut, hanya 2. 284 koperasi yang aktif.

“Sebanyak 1.282 lainnya tak aktif,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi, M Rawi melalui Kepala Bidang Koperasi, Lanjariyanto.

Dijelaskannya, koperasi dikatakan aktif jika melaksanakan kegiatan usaha, berdasarkan Undang-Undang 25 tahun 1992. Usaha tersebut bermacam-macam, seperti simpan pinjam, usaha produksi, usaha angkutan, toko, dan jasa lainnya.

Namun dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012, jadi ada revisi. Maka untuk unit koperasi ini menjadi empat jenis kegiatan, yakni, koperasi simpan pinjam, koperasi produsen, koperasi konsumen, dan koperasi jasa.

Kegiatan suaha yang dilakukan oleh koperasi, katanya, harus jelas dan ada laporannya. “Jadi yang aktif itu apabila melakukan kegiatan usaha. Misalnya usaha simpan pinjam, harus jelas dibuktikan dengan pelayanan kepada anggotanya. Kalau koperasi tak ada pelayanan terhadap anggota berarti kan tak aktif,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, badan koperasi setiap tahun juga harus melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). “Itu merupakan penyampaian pertanggungjawaban pengelolaan koperasi selama tahun sebelumnya. Itu juga harus dilaporkan kepada Dinas Koperasi di kabupaten dan kota,” pungkasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments