Senin, 24 Februari 2020

Buka Posko, Walhi Banyak Terima Pengaduan


Sabtu, 10 Oktober 2015 | 10:36:28 WIB


Posko pengaduan warga terdampak asap di Walhi Jambi.
Posko pengaduan warga terdampak asap di Walhi Jambi. / Walhi Jambi

JAMBI – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi sejak beberapa waktu lalu membuka posko pengaduan bencana asap. Sejak dibukanya posko tersebut hingga saat ini, sudah banyak pengaduan yang masuk.

Manager Kampanye dan Advokasi Walhi Jambi, Rudiansyah, mengatakan sudah ada puluhan laporan yang mereka terima terkait bencana kabut asap yang saat ini melanda Jambi.

"Laporan yang sudah masuk sekitar 30-an," ujar Rudi.

Disebutkannya, kebanyakan pengaduan terkait dengan kesehatan yang terganggu akibat dari kabut asap. Selain itu, juga ada pengaduan soal masalah perekonomian yang terganggu akibat kabut asap.

"Seperti pedagang kaki lima, termasuk pedagang yang ada di jembatan Gentala Arasy," tuturnya.

Selain itu, juga ada pengaduan seputar kerugian akibat sekolah yang aktivitas belajar dan mengajarnya terhenti, karena sejak kabut asap kegiatan belajar disekolah banyak yang terhenti sejak beberapa waktu belakangan ini.

Lebih lanjut Rudi mengatakan, posko yang diberi nama Posko Gerakan Jambi Melawan Asap ini memang bertujuan untuk memfasilitasi gugatan warga negara atas kerugian yang ditimbulkan dari bencana asap, termasuk akan melakukan gugatan hukum.

Dijelaskannya, dalam konstitusi, yakni dalam pasal 28 H Undang-Undang Dasar bahwa lingkungan hidup yang bersih dan sehat adalah hak asasi warga negara.

"Gugatan warga negara atas kerugian yang ditimbulkan dari kerusakan lingkungan hidup, termasuk yang disebabkan oleh korporasi, dilindungi dan diakui oleh undang-undang," tandasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments