Kamis, 3 Desember 2020

Anaknya Dianiaya, Akai Lapor Polisi


Jumat, 09 Oktober 2015 | 22:25:09 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Seorang pelajar berinisial DA (15), diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi. Tidak terima dengan kejadian tersebut, Akai, yang merupakan orang tua DA, lantas membuat laporan ke Polresta Jambi.

Dalam laporannya dengan nomor LP/B-911/X/2015/SPKT II tertanggal 9 September 2015, warga RT 07 Kelurahan Palmerah Lama, Kecamatan Jambi Selatan tersebut mengatakan, dugaan penganiayaan terhadap anaknya terjadi pada Kamis (8/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB, di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan.

“Kami minta polisi (Polresta Jambi, red) mengusut kasus ini. Seharusnya kan tidak perlu ada kekerasan. Semua bisa dibicarakan baik-baik,” ujar Akai kepada wartawan usai membuat laporan di Mapolresta Jambi, Jumat (9/10).

Disebutkannya, kejadian bermula saat anaknya bersama dua rekannya, KLJ dan H, mengendarai mobil pick up yang bermuatan air bersih, melintas di lokasi kejadian. Pada saat itu, kata Akai, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jambi Selatan tengah melakukan razia.

Sementara itu pengakuan DA, pada saat kejadian ia tengah terburu-buru mengantarkan pesanan air besih, sehingga tidak mendengar petugas kepolisian saat menghentikan mobil. Karena tidak berhenti, lalu petugas kepolisian yang menggelar razia melakukan pengejaran.

Setelah dihentikan, lanjut DA, petugas kepolisian yang melakukan pengejaran tersebut lantas menanyakan surat-surat kelengkapan kendaraan. Namun tidak hanya itu, DA mengaku dianiaya oleh oknum polisi yang menghentikannya tersebut.

“Kami dipukuli. Kami jugo sempat lari karena takut,” ujar DA.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah. Tidak hanya itu, korban juga mengaku mengalami sesak di bagian dada.

“Mobil kita juga sudah ditilang. Ini ada bukti tilangnya. HP juga sempat disita, tapi sudah dikembalikan,” tandasnya.

Namun sayangnya, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait kejadian yang dilaporkan korban tersebut. Kapolsek Jambi Selatan, Kompol Farouq Afero, saat coba dikonfirmasi wartawan via ponselnya, tidak menjawab panggilan. Begitu pula dengan pesan singkat yang dikirimkan wartawan ke ponselnya, juga tidak mendapat balasa.



Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments