Selasa, 17 September 2019

Rumit, SAD Sarolangun dan Batanghari Kerap Terdata Ganda


Selasa, 13 Oktober 2015 | 11:19:28 WIB


KPU Sarolangun saat menggelar tatap muka bersama awak media
KPU Sarolangun saat menggelar tatap muka bersama awak media / Luncai Hendri

SAROLANGUN - Hidup tidak menetap atau suka berpindah-pindah (melangun, red) menjadi persoalan pemerintah dalam hal melakukan pendataan terhadap Suku Anak Dalam (SAD). Apalagi untuk pemutakhiran data pemilih Pilpres, Pilgub, Pilbup, dan Pileg.

Contohnya, warga SAD yang ada di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Batanghari. SAD Sarolangun yang sudah terdata oleh Komisi Polisi Umum (KPU) Sarolangun kadang juga terdata di KPU Batanghari.

"Yang menjadi persoalan pendataan SAD adalah bagi mereka yang suka berpindah-pindah tidak menetap," kata Thoriq, Komisioner KPU Sarolangun saat tatap muka dengan sejumlah awak media, Selasa (13/10).

Thoriq menambahkan, untuk mengantisipasi hal itu, antara KPU Sarolangun dan Batanghari melakukan koordinasi soal mata pilih yang ganda untuk SAD.

"Paling banyak SAD itu di Batanghari, 300 lebih dan banyak juga yang pindahan dari Sarolangun. Kalau yang menetap tidak menjadi persoalan yang menjadi rumit mereka yang berpindah tempat," ujar Thoriq.

Sementara untuk sosialisasi nantinya, Thoriq mengatakan KPU Sarolangun akan mengkhususkan sosialiasi untuk SAD di daerah Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG)."Kita bagi lokasi, untuk KPU Sarolangun nanti khususnya akan sosialisasi di CNG. Untuk Air Hitam akan diambil oleh KPU Provinsi karena disana paling banyak SAD yang bermukim," tandasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments