Senin, 24 Februari 2020

Kemensos Siapkan Kompensasi Kabut Asap Bagi Keluarga Miskin


Jumat, 16 Oktober 2015 | 11:47:08 WIB


Kabut asap yang menyelimuti Provinsi Jambi
Kabut asap yang menyelimuti Provinsi Jambi / Hardiyansyah

JAMBI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) tengah mendata keluarga miskin yang bakal menerima kompensasi dari Kementerian Sosial karena terdampak kabut asap.

Kepala Dinsosnaker Provinsi Jambi, M Dianto, mengatakan data keluarga miskin di Provinsi Jambi sebenarnya sudah ada di Kemensos. Namun pemerintah pusat ingin mensinkronkan kembali data yang sudah ada.

"Kita sudah menerima surat perintah dari Kemensos untuk mendata keluarga miskin di Jambi yang berhak menerima kompensasi asap. Dan sudah kita teruskan ke pemerintah kabupaten/kota untuk menindaklajutinya," kata Dianto.

Data warga miskin di kabupaten/ kota, lanjut Dianto, bisa dikirimkan langsung melalui email ke Kemensos dan bisa dikirimkan ke Dinsosnaker Provinsi Jambi yang kemudian diteruskan pihak provinsi ke Kemensos.

Dijelaskannya, kompensasi asap diberikan khusus keluarga miskin, dan bukan untuk semua warga yang terdampak kabut asap di Jambi.  "Walaupun dia terkena dampak asap seperti ISPA, tapi dia bukan keluarga miskin, berarti dia tidak dapat. Ini program Kemensos khusus untuk keluarga miskin," jelasnya.

Dalam surat yang dikirim Kemensos untuk Pemprov Jambi itu katanya sudah tertulis nilai kompensasi yang akan diterima keluarga miskin, yakni sebesar Rp900 ribu/ kepala keluarga (KK).

Menurut Dianto, semua daerah di Jambi terkena kabut asap. Sebab itu semua kabupaten/ kota diminta untuk mengirimkan jumlah keluarga miskin itu. Dan pihak Kemensos meminta dilampirkan SK siaga darurat asap yang dikeluarkan Gubernur Jambi.

Namun DIanto belum bisa memastikan kompensasi tersebut benar-benar teralisasi atau tidak, sebab isu yang berkembang, kompensasi itu baru wacana dari Kemensos. "InsyaAllah bantuan itu ada, tapi saya tidak bisa memastikan juga. Tapi surat dari Kemensos sudah kita terima," ujarnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments