Minggu, 20 September 2020

Kepolisian dan BKSDA Usut Lima Kasus Perdagangan Kulit Harimau


Jumat, 16 Oktober 2015 | 20:30:46 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi beserta pihak terkait lainnya sepanjang tahun 2015 ini berhasil mengungkap lima kasus perdagangan kulit harimau. Dari lima kasus tersebut, telah pula ditetapkan sejumlah tersangka.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan dari kelima kasus tersebut, tidak semuanya ditangani oleh Polda Jambi. Beberapa diantaranya ada yang ditangani Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi.

“Dari lima kasus, tiga diantaranya ditangani Polda Jambi, sedangkan dua lainnya dilimpahkan ke BKSDA,” kata Kuswahyudi, Jumat (16/10).

“Dari lima kasus tersebut, telah pula ditetapkan sebanyak sembilan orang tersangka,” ujarnya lagi.

Terkait kasus perdagangan kulit harimau ini, lanjut Kuswahyudi, para pelaku dijerat dengan pasal 21 ayat (2) huruf b jo pasal 40 ayat (2) dan (4) Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Lebih lanjut Kuswahyudi mengatakan, pada umumnya pelaku bertindak jika ada yang memesan. Menurut Kuswahyudi, pera pelaku nekat memperdagangkan kulit harimau karena tergiur dengan uang yang dijanjikan pemesan.

“Dari semua kasus yang ditangani, barang bukti yang diamankan umumnya adalah kulit harimau. Ada juga satu barang bukti berupa harimau yang sudah di offset,” pungkasnya.



Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments