Minggu, 25 Agustus 2019

LPSDK HBA-EP Terbesar, ZZ-FU Tekecil


Jumat, 16 Oktober 2015 | 22:55:25 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) dan Edi Purwanto (EP) serta Zumi Zola (ZZ) dan Fachrori Umar (FU), Jumat (16/10), telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi.

Dari laporan ini diketahui LPSDK HBA senilai Rp 2.271.4.000.000, sementara EP Rp 1.140.000.000. Lalu sumbangan dari Effendi Hatta Rp 45.000.000, Cornelis Buston Rp 45.000.000, Nasri Umar Rp 45.000.000, PT Angkasa Indah Rp 249.000.000, CV Lina Karya Rp 130.000.000. Jadi total LPSDK HBA-EP Rp 3.925.400.000.

Sementara itu untuk pasangan Zola-FU, sumbangan Bambang Bayu Suseno sebesar Rp 50 juta. Lalu Zen Rp 50 juta, Sartono Rp 20 juta, Kamaluddin Rp 50 juta, dan Guswirman Rp 50 juta. Jadi total LPPDK pasangan Zola-FU Rp 220 juta.

LPSDK ini terbagi atas tiga item yakni berbetuk tunai, barang, dan jasa. Sesuai laporan, pasangan HBA-EP tercatat menerima tujuh kali sumbangan yang bersumber dari pasangan calon, sumbangan perseorangan, pihak lain badan hukum swasta. Sedangkan pasangan ZZ-FU tercatat menerima sebanyak lima kali sumbangan yang bersumber dari sumbangan perseorangan.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Nuraida Fitri Habi, mengatakan bahwa LPSDK merupakan tahapan lanjutan dari Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) yang diserahkan kandidat sebelumnya. LPSDK merupakan laporan yang bersumber dari perseorangan maupun badan hukum swasta.

“Siapa yang menyumbang baik dari perseorangan maupun badan hukum swasta silakan saja, tentunya harus dicantumkan melalui laporan ini (LPDK, red),” ujarnya.

Untuk laporan LPSDK ini, sesuai jadwal dan tahapan penyerahan terakhir dilakukan pada Jumat kemarin. Menurutnya, meski tidak menggugurkan pasangan calon, namun LPSDK ini wajib bagi kepatuhan kandidat dalam mengikuti tahapan Pilkada. Setelah LPSDK ini, selanjutnya kandidat juga akan dimintai Laporan Pengeluaran Penerimaan Dana Kampanye (LPPDK) pada 6 Desember mendatang.

“LPPDK ini sangat penting, karena ada konseksuensi yang diterima jika pasangan calon tidak menyerahkan pada hari yang ditetapkan,” tukasnya.




Penulis: Jay
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments