Minggu, 31 Mei 2020

Kasus Hukum yang Melibatkan Anak di Merangin Meningkat


Sabtu, 17 Oktober 2015 | 22:31:12 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

BANGKO - Jumlah kasus hukum yang melibatkan anak di bawah umur di Kabupaten Merangin belakangan ini mengalami peningkatan. Ekonomi dan pengaruh lingkungan merupakan faktor utama penyebab anak tersangkut kasus hukum.

Badan Penyuluh Keluarga Berencana dan Perlidungan Anak (BPKBPA) Merangin mencatat, sejak Januari 2015 hingga saat ini, terdapat 12 kasus hukum yang melibatkan anak.

"Untuk tahun 2015 ini terhitung sampai bulan sekarang (Oktober, red) saja, sudah ada 12 kasus yang melibatkan anak," ujar Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak BPKBPA Merangin, Nurhasanah.

Dibanding dengan tahun 2014 lalu, kasus hukum yang melibatkan anak justru mengalami peningkatan pada tahun 2015 ini. Disebutkannya, kasus pidana murni seperti pencurian merupakan yang paling banyak melibatkan anak dibawah umur.

"Hasil penelitian kita, rata-rata mereka (anak terlibat pidana, red) korban faktor keterpurukan ekonomi keluarga. Jadi banyak faktor lah, lingkungan juga," ucapnya.

"Salah satunya yang kita temui ada anak yang tidak diakui oleh papaknya sendiri, sehingga jadi penyebab dia melakukan tindakan melawan hukum," tandasnya.



Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments