Senin, 24 Februari 2020

Kapolda: Penanganan Tidak Lamban


Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:05:34 WIB


Kapolda Jambi Brigjen Pol Lutfi Lubihanto mengikuti Rakor Penanggulangan Karhutla
Kapolda Jambi Brigjen Pol Lutfi Lubihanto mengikuti Rakor Penanggulangan Karhutla / tribratanewsjambi.com

JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi dan jajaran telah menetapkan empat perusahaan atau korporasi sebagai tersangka terkait kasus kebakatan hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi.

Keempat tersangka yang telah ditetapkan tersebut yakni, PL dari PT ATGA, T dari PT Dyera Hutan Lestari (DHL), SP dari PT Tebo Alam Lestari (TAL), dan MN dari PT Ricky Kurniawan Kartapersada (RKK).

Sejauh ini, dari keempat perusahaan tersebut belum ada yang pemeriksaannya rampung. Hal ini menimbulkan kesan jika kepolisian lamban dalam melakukan pengusutan.

Namun saat dikonfirmasi, Kapolda Jambi, Brigjen Pol. Lutfi Lubihanto, menegaskan jika penanganan kasus karhutla yang melibatkan perusahaan tidak lamban. Disebutkan Lutfi, pihaknya harus melakukan pemeriksaan mendalam dan memintai keterangan ahli, sehingga dibutuhkan waktu yang tidak singkat.

"Kita membutuhkan saksi yang cukup banyak, termasuk ahli. Setidak-tidaknya, ada tiga ahli yang perlu dimintai keterangannya, yakni ahli perkebunan atau kehutanan, pidana, serta lingkungan hidup," kata Lutfi, Rabu (21/10).


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments