Sabtu, 24 Oktober 2020

Anton Medan Beri Tausiyah di Pulau Pandan


Jumat, 23 Oktober 2015 | 22:03:36 WIB


Anton Medan saat ceramah di Pulau Pandan, Jambi tadi sore Jumat (23/10)
Anton Medan saat ceramah di Pulau Pandan, Jambi tadi sore Jumat (23/10) "Dari Bui menjadi Da'i". / Sakti Alam Watir

JAMBI - Mantan preman yang saat ini sudah menjadi da’i dan penceramah, Anton Medan, Jumat (2r/10), menyambangi kawasan Pulau Pandan, Kota Jambi, yang sering disebut sebagai kampung narkoba.

Kedatangannya adalah untuk memberikan tausiyah dalam acar tabligh akbar memperingati Tahun Baru Islam 1437 Hijriyah, serta menyantuni anak yatim yang diselenggarakan Pemkot Jambi.

Kehadiran Anton Medan disambut antusias masyarakat yang ingin mendengarkan tausiyah yang disampaikan mantan preman ini. Seperti yang disampaikan Bani, warga Danau Sipin, dirinya selama ini hanya mendengar nama Anton Medan.

“Saya ingin mendengar langsung pengalamannya,” kata Bani.

Dalam tausiyahnya, Anton Medan sempat menceritakan bagaimana perjalanannya hidupnya yang pada tahun 90-an masuk ke Lapas Nusakambangan. Anton menceritakan, bagaimana kehidupannya yang saat itu begitu gelap tanpa ada arah.

"Saya dulu sempat tidak punya agama. Lebih dari 20 tahun saya dipenjara akibat merampok dan membunuh, namun akhirnya saya bertaubat dan masuk Islam," ungkap Anton Medan.

Sementara itu Walikota Jambi, Sy Fasha, dalam sambutannya mengatakan, dengan kegiatan tersebut diharapkan kawasan Pulau Pandan tidak lagi dipandang negatif. “Kita harapkan kawasan Pulau Pandan tidak lagi dipandang negatif oleh masyarakat luar," ujar Fasha.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments