Selasa, 21 Januari 2020

Penyidik Ditpolair Koordinasi dengan Bea Cukai


Sabtu, 24 Oktober 2015 | 22:11:25 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Penyidik Subdit Gakkum Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Jambi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait diamankannya Kapal Motor (KM) Rizky Indah, yang diduga mengangkut barang ilegal. Terkait pengungkapan kasus ini, penyidik juga sudah berkoordinasi dengan Bea Cukai Jambi.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan. Kita juga berkoordinasi dengan Bea Cukai,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jambi, AKBP Helly Helmanto, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/10).

Hasil koordinasi, lanjut Helly, pihak Bea Cukai akan turun untuk melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang diangkut KM Rizky Indah tersebut. “Bila terbukti melanggar Undang-Undang Kepabeanan, maka akan diproses oleh Bea Cukai,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Rizky Indah diamankan pada 19 Oktober lalu di perairan Kuala Pemusiran, Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, setelah berlayar dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau.

Saat diamankan KM Rizky Indah mengangkut kerangka motor gede jenis Haly Davidson, san satu kotak aluminium yang diduga radar pesawat. Barang bukti lain yang diamankan adalah sekitar 70 buah jok mobil, 70 buah drum kosong, 15 buah kasur, 15 kotak keramik kecil, dan piring hias.

Lima orang yang berada dalam kapal itu juga diamankan. Mereka adalah Suardi selaku Nakhoda, Ambok Usak selaku Kepala Kamar Mesin, dan tiga orang Anak Buah Kapal (ABK), yakni Agus, Roni dan Acok.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments