Sabtu, 16 November 2019

Pemkab Merangin akan Bahas Jalur Evakuasi


Selasa, 27 Oktober 2015 | 11:17:27 WIB


Dinkes Merangin saat membagikan masker ke murid SD di Kota Bangko
Dinkes Merangin saat membagikan masker ke murid SD di Kota Bangko / Riki Saputra

BANGKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin tellah menetapkan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta asap. Terkait penetapan status darurat ini, semua sekolah di Merangin diliburkan.

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes), rumah sakit, dan Puskesmas diminta siaga 24 jam. Tim dan posko penanganan karhutla serta asap juga disiapkan.

Tidak hanya itu, Pemkab Merangin juga akan membahas jalur evakuasi bagi warga korban kabut asap jika suatu waktu diperlukan. "Akan dibahas dengan Forkopimda terkait evakuasi. Dishub akan kita siagakan terkait hal ini," kata Bupati Merangin, Al Haris.

Ditanya terkait jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan luas karhutla di Merangin hingga saat ini? Haris mengatakan penderita ISPA sudah 700 orang lebih.

"Sementara untuk luas karhutla, masih didata dinas terkait. Yang jelas setiap hari ada terjadi kebakaran," tuntasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments