Senin, 23 November 2020

Gagal Jadi Anggota Satpol PP, Yudi Nangis di Depan Sekda


Kamis, 29 Oktober 2015 | 22:24:28 WIB


Bupati Merangin saat menemui peserta seleksi Satpol PP yang gagal lulus.
Bupati Merangin saat menemui peserta seleksi Satpol PP yang gagal lulus. / Riki Saputra

BANGKO – Kantor Bupati Merangin, Kamis (29/10), kembali didatangi oleh sejumlah peserta tes Satpol PP Merangin yang tidak dinyatakan lulus. Para peserta tes yang tidak puas dengan pengumuman kelulusan tersebut langsung menemui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin Sibawaihi. Belakangan Bupati Merangin, Al Haris, juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Yudi, salah seorang peserta saat menyampaikan tuntutannnya sempat menititikan air mata. Dia berujar jika orang tuanya sudah menggelar syukuran atas kelulusannya menjadi anggota Satpol PP. Namun setelah dilakukan tes ulang, Yudi malah tidak dinyatakan lulus.

“Kami malu Pak, orang tua kami sudah syukuran. Tapi hasilnya kami dikeluarkan, kami dicampakkan. Apakah ini cara membunuh karakter kami," ujar Yudi sambil terisak.

“Awalnya kami dinyatakan lulus. Namun setelah terkatung-katung selama tiga bulan, pada seleksi selanjutnya kami dicampakkan. Kalau ada kesalahan prosedur penerimaan, kenapa kami yang dikorbankan," sambung Yudi.

“Pengumuman tahap pertama kami lulus. Namun muncul dua nomor ganda. Jika itu kesalahannya, kenapa kami yang dikorbankan. Kalau penerimaannya cacat hukum, itukan kesalahan panitia, kami peserta tidak tahu apa-apa,” timpal Agus Rido, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal ini, Bupati Merangin, Al Haris, mengatakan Pemkab Merangin akan mengakomodir sebanyak 86 peserta yang lulus seleksi tahap pertama, namun gagal di seleksi tahap kedua.

“Tidak mungkin kami biarkan kalian tanpa ada kejelasan. Tapi kalau kamu minta kejelasan secara tertulis, pemerintah tidak bisa diintervensi," kata Haris. “Saya akan mengakamodir kalian. Tinggal teknisnya yang akan dirumuskan,” tandasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments