Senin, 18 November 2019

Hakim Heran, Rekanan Tidak Dijadikan Tersangka


Kamis, 29 Oktober 2015 | 00:49:06 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Nama Wisbar, salah satu rekanan pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) sekolah di Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Jambi selalu disebut-disebut dalam sidang perkara atas nama terdakwa Rifai dan Saleh. Namun anehnya, Wisbar sendiri tidak menjadi tersangka atau terdakwa dalam perkara ini.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi yang menyidangkan perkara ini sampai heran dibuatnya. Bahkan majelis hakim yang diketuai Paluko Hutagalung sampai mempertanyakan masalah ini kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pak jaksa, apakah Wisbar ini sudah ditetapkan sebagai tersangka?” tanya Paluko, dalam persidangan, Rabu (28/10). “Wisbar ini cukup terkenal di sini (sering disebut di persidangan, red), dia disebut-sebut mengatur pengadaan ATK ini," lanjut Paluko.

“Apakah perlu majelis mengeluarkan penetapan. Karena fakta persidang jelas. Selain mengatur, dia juga disebut  melakukan pemotongan dalam pengadaan ATK ini," tegas Paluko.

Mendengar pertanyaan ini, JPU Akbar menjawab jika terdakwa dalam perkara ini berjumlah dua orang (Rifai dan Saleh, red). “Kami belum bisa berkomentar karena SPO kejaksaan harus menunggu persidangan selesai dan itu wewenangan penyidik," katanya.

Kemudian, Paluko mengatakan akan mempertimbangkan status Wisbar ini dalam putusan dua terdakwa Rifai dan Saleh. “Kita akan pertimbangkan dalam putusan nanti, karena ini menjadi sorotan publik," pungkasnya.




Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments