Sabtu, 19 Oktober 2019

Izin Pembangunan Perumahan Hanya Perlu 14 Hari!


Jumat, 16 Oktober 2015 | 13:45:58 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

GUNA meningkatkan investasi di sektor properti residensial, pemerintah mengambil langkah strategis dengan menyederhanakan perizinan pembangunan perumahan.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan cara memangkas alur perizinan perumahan skala besar menjadi delapan jenis dengan waktu paling lambat 14 hari kerja dan untuk perumahan skala kecil hanya sembilan hari kerja. Sementara itu, dokumen lainnya hanya menjadi persyaratan dan perizinan-perizinan yang tumpang tindih akan dihapus.

Hal ini disampaikan Maurin Sitorus, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) saat acara penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan Pemerintah Kota Balikpapan, Kamis (15/10).

“Untuk melaksanakan penyederhanaan perizinan pembangunan perumahan akan diterbitkan Peraturan Presiden tentang kemudahan perizinan dan tata cara pencabutan izin pembangunan. Semua dilakukan pemerintah agar pembangunan perumahan bagi MBR berjalan lancar dan cepat,” tegasnya.

Lebih lanjut Maurin menuturkan, jenis perizinan yang masih diperlukan dari pemerintah kabupaten/kota yang sudah dibahas dengan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri adalah izin lingkungan setempat, izin rencana umum tata ruang, izin pemanfaatan lahan, izin prinsip, izin lokasi, izin badan lingkungan hidup, izin dampak lalu lintas, dan izin pengesahan site plan.

Saat ini, proses perizinan pembangunan perumahan skala besar (lebih dari 25 hektar) memerlukan 42 perizinan dengan memakan waktu paling cepat 26 bulan. Sedangkan skala kecil (di bawah 25 hektar) memerlukan 21 perizinan dengan waktu paling cepat 16 bulan.



Penulis: Anto Erawan
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: rumah.com

TAGS:


comments