Minggu, 15 Desember 2019

Ditpolair Tetapkan Empat Tersangka, Kasus Jual Beli BBM Ilegal


Minggu, 15 November 2015 | 21:13:30 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Penyidik Subdit Gakkum Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Jambi akhirnya menetapkan empat orang tersangka terkait kasus jual beli Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di atas Tug Boat (TB) Buana Nusantara 7.

Tersangka yang ditetapkan adalah Johan Salindeho, nakhoda TB Buana Nusantara 7, dikenakan pasal 480 jo pasal 55 dan 56 KUHP. Kemudian B Jonni Sini, kepala kamar mesin TB Buana Nusantara 7, dikenakan pasal 480 KUHP.

Dua orang lainnya adalah Anto Feryanto selaku pembeli BBM, dan Rosidi alias Beton selaku pengangkut BBM. Keduanya dijerat dengan pasal 53 huruf c Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Kita sudah menetapkan empat orang tersangka. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jambi, AKBP Helly Helmanto, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/11).

“Penetapan tersangka dilakukan setelah kita mendapatkan alat bukti yang cukup, dan unsur melawan hukum dalam kasus ini,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi jual beli BBM ilegal tersebut terjadi di pelabuhan rakyat yang berlokasi di Desa Kunangan, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Saat petugas kepolisian datang, pelaku tengah memindahkan BBM ke dalam mobil yang telah dimodifikasi.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, mobil Suzuki APV hitam BH 1016 LE, sebuah tedmon plastik kapasitas 1.000 liter, sebuah pompa hisap minyak, dan selang sepanjang 20 meter. TB Buana Nusantara 7 juga ikut diamankan sebagai barang bukti.



Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments