Rabu, 11 Desember 2019

Turun ke Lapangan, Dewan Cek Proyek Pemprov


Minggu, 15 November 2015 | 21:26:37 WIB


Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi saat mengecek proyek yang di Tanjabtim, yang dibiayai APBD Provinsi Jambi.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi saat mengecek proyek yang di Tanjabtim, yang dibiayai APBD Provinsi Jambi. / Anton

JAMBI – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi turun ke lapangan untuk meninjau pelaksanaan proyek yang dilaksanakan dan dibiayai APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2015. Ini dilakukan untuk memastikan proyek tersebut sudah tepat sasaran atau tidak, serta melaksanakan fungsi dewan sebagai lembaga yang memantau kinerja pemerintah.

Proyek yang ditinjau Komisi II itu berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dan Kabupaten Tebo. Di Tanjabtim, proyek yang ditinjau adalah bantuan kapal perikanan dengan kapasitas 30 GT beserta alat tangkapnya. Hanya saja Komisi II tidak melihat langsung bantuan kapal itu karena nelayan sedang melaut.

“Kita melihat sudah sejauh mana manfaat dari bantuan yang diberikan pemerintah,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Suprianto.

Di sana (Tanjabtim,red), Komisi II DPRD Provinsi Jambi bertemu kelompok nelayan yang mendapat bantuan kapal tangkap itu. “Nelayan yang mendapat bantuan itu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Mereka sangat terbantu. Dengan adanya bantuan kapal itu, bisa meningkatkan hasil tangkap mereka,” jelasnya.

Hanya saja, lanjut Suprianto, nelayan sedikit mengalami kendala karena kapal terlalu besar. Jika masih ada bantuan, nelayan minta kapal ukuran 10 atau 20 GT saja. Ada dua bantuan kapal tangkap yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi di Tanjabtim. Satu kapal ada dua kelompok nelayan yang memanfaatkannya, dan keberangkatan dilakukan secara bergiliran.

“Kelompok pertama 7 orang. Kelompok kedua 8 orang. Bantuan satu kapalnya juga seperti itu, berangkat bergiliran,” ujarnya.

Sementara itu di Kabupaten Tebo, Komisi II mengecek langsung proyek pengadaan bibit karet di Desa Betung Bedarah Timur, Kecamatan Tebo Ilir. Di lapangan, Komisi II langsung bertemu Kelompok Tani Maju Bersama, yang anggotanya berjumlah 30 orang, dimana setiap anggota baru mewndapat 500 batang bibit karet.

“Ada juga sebagaian yang belum dapat,” sebut Suprianto.

Dari pengakuan warga, bantuan bibit karet itu sangat membantu mereka. Setidaknya bisa menggantikan karet liar yang sudah tua. “Kalau karet bantuan pemprov ini umur empat tahun sudah bisa disadap,” tandasnya.




Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments