Minggu, 8 Desember 2019

Alat Berat Disiagakan di Daerah Rawan Longsor


Senin, 16 November 2015 | 10:08:05 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi telah menyiagakan alat berat di sejumlah titik yang rawan terjadi longsor, seiring dengan semakin tingginya intensitas hujan. Tidak hanya alat berat, posko penanggulangan longsor juga disiapkan.

"Untuk jalan nasional kita siagakan alat berat di Bangko, Kerinci, Tebo, dan Tanjung Jabung Barat. Sedangkan di jalan provinsi, disiagakan di wilayah Jangkat, Kabupaten Merangin," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Benhard Pandjaitan.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur alat berat juga akan disiagakan beserta pembuatan posko. Dinas PU, kata Benhard, juga telah memetakan daerah-daerah rawan longsor.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Arif Munandar, mengatakan, longsor sering terjadi di empat daerah, yakni Kerinci, Merangin, Sarolangun, dan Tanjabbar. Arif mengatakan daerah rawan longsor, khususnya di dataran tinggi, memang harus diantisipasi.

"Kita juga sudah dapat data dari Geologi bahwa ada beberapa wilayah yang perlu diantisipasi longsor," kata Arif.

Musim penghujan tidak hanya berpotensi longsor, tapi juga banjir bandang. Tercatat lima daerah di Provinsi Jambi rawan banjir bandang, yakni Kerinci, Merangin, Sarolangun, Tanjabbar, dan Sungai Penuh.

"Untuk banjir bandang kita sudah petakan, rawan terjadi di lima daerah itu karena dataran tinggi. Tetapi untuk pergerakan tanahnya ada kelasnya, ada kelas tinggi, menengah, dan rendah," ujar Arif.

Sedangkan banjir musiman, lanjut Arif, rawan untuk semua daerah di Jambi, terutama di pemukiman warga di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Banjir musiman terjadi akibat meluapnya air sungai.

"Sedangkan banjir pasang, hanya terjadi di Tanjabbar dan Tanjabtim, karena berdekatan dengan laut," tandasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments