Rabu, 15 Agustus 2018

Libur Semester SMP dan SMA di Kota Jambi Dipangkas Seminggu


Sabtu, 21 November 2015 | 11:12:50 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / dok/metrojambi.com

JAMBI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi mengambil kebijakan memangkas jadwal libur semester untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi ketertinggalan pelajaran karena libur akibat asap beberapa waktu lalu.

Kepala Disdik Kota Jambi, Saiful Huda, dalam surat edarannya tertanggal 16 November lalu, menerangkan jika libur semester SMP dan SMA di Kota Jambi dipangkas seminggu. Sementara itu untuk Sekolah Dasar (SD), tidak ada pemangkasan libur semester.

Wakil Kepala SD Negeri 47 Kota Jambi, Nurhamidah, mengatakan untuk mengatasi ketertinggalan pelajaran akibat libur sekolah disebabkan dampak kabut asap, pihaknya menambah jam pelajaran setiap setiap harinya.

"Itu sesuai dengan instruksi dari Dinas Pendidikan, dan setiap harinya kita menambah jam selama 35 menit," ujarnya.

Adapun Wakil Kepala SMP Negeri 7 Kota Jambi, Junarso, mengatakan libur semester yang rencananya dua minggu kini dipangkas menjadi hanya satu minggu saja.

"Untuk menghadapi ujian nasional, sistemnya telah dirubah, dimana sebelumnya ujian sekolah dan ujian praktek dulu yang dilaksanakan baru ujian nasional. Namun kali ini menjadi kebalikannya, melaksanakan ujian nasional baru ujian sekolah dan praktek," jelasnya.

Sejak bulan Oktober lalu, lanjut Junrso, untuk mengejar ketertinggalan pelajaran pihaknya telah menambah jam pelajaran selama dua jam per hari, dengan membentuk sanggar belajar setiap sore, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMA Negeri 5 Kota Jambi, Sugiono. Dikatakannya, sesuai dengan kesepakatan bersama pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi, melaui Bidang Dikmen, libur semester yang seharusnya dua minggu dipangkas menjadi hanya satu minggu. Namun libur akhir tahun tetap berjalan seperti biasa.

"Untuk mengatasi ketertinggalan pelajaran, kami mulai menambah jam pelajaran selama satu jam perharinya, dan memberikan pekerjaan rumah dari materi pelajaran yang sempat tertinggal selama ini," jelasnya.

Sementara itu Kepala Disdik Kota Jambi, Saiful Huda saat dikonfirmasi melalui teleponnya, belum mau berkomentar terkait hal tersebut.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments