Senin, 13 Juli 2020

Seribuan Lembar Upal Diamankan


Kamis, 26 November 2015 | 21:07:30 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Peredaran uang palsu (upal) di Provinsi Jambi saat ini masih banyak. Sepanjang tahun 2015 ini saja, telah ditemukan atau diamankan sebanyak 1.039 lembar upal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, V Carlusa, mengatakan upal yang diamankan tersebut didapat berdasarkan laporan masyarakat. Namun Carlusa menegaskan jika upal tersebut tidak ada nilainya.

“Tidak ada nilainya, sama dengan kertas putih biasa,” kata Carlusa, Kamis (26/11).

Hanya saja, saat ditanyakan apakah peredaran upal marak jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Carlusa tidak memberikan jawaban tegas. Namun kecendrungannya, peredaran upal menunjukkan peningkatan cukup signifikan jelang Pilkada.

“Kita tidak mengaitkan (peredaran upal, red) dengan Pilkada atau Pemilu. Tapi data menunjukkan itu (marak beredar jelang pilkada, red),” ujarnya.

Lebih lanjut Carlusa mengatakan, untuk Provinsi Jambi upal marak beredar di Kabupaten Merangin, Bungo, dan Tebo. Dikatakannya lagi, berbagai upaya juga telah dilakukan untuk meminimalisir beredarnya upal, salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai ciri-ciri uang palsu dan cara mengenalinya.

“Kita juga bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mencegah peredarannya,” tandasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments