Selasa, 24 November 2020

Angka Golput Makin Tinggi, Diprediksi Capai 35 Persen


Kamis, 10 Desember 2015 | 23:04:16 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Satu hari pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Jambi, tim desk Pilkada terus melakukan pengawasan. Versi tim desk Pilkada, Kamis (10/12), suara masyarakat yang menggunakan hak pilihnya dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi baru mencapai 64 persen.

Dari angka tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ridham Priskap, selaku pembina dan pengarah tim desk Pilkada menyatakan, angka golongan putih (golput/tidak memilih) cukup tinggi di Provinsi Jambi. Diperkirakan, kata Ridham, angka golput mencapai 30 hingga 35 persen.  

Hal itu diketahui dari informasi TPS yang menyatakan partisipasi politik masyarakat Jambi hanya berkisar 60 hingga 65 persen dari mata pilih 2.500.000 orang penduduk Provinsi Jambi.

“Kita juga bertanya-tanya kenapa seperti ini, apakah karena sosialisasi Pilkada serentak ini yang belum maksimal atau bagaimana, kita juga belum tahu. Tapi ini baru perkiraan dan angkanya belum final,” kata Ridham, Kamis (10/12).

Lebih lanjut Ridham mengatakan, masyarakat tidak maksimal menggunakan hak suaranya dan angka golput Pilkada tahun ini cenderung lebih tinggi dari Pilkada tahun sebelumnya. Dari segi pelaksanaan, lanjut Ridham, tim desk Pilkada hingga hari ini belum menemukan adanya pelanggaran yang mengganggu jalannya proses Pilkada di Provinsi Jambi.

Namun diakui Ridham, secara teknis di lapangan tentu ada beberapa bentuk pelanggaran yang terjadi, tapi sifatnya tidak mengganggu jalananya proses Pilkada. “Secara keseluruhan pelaksanaan Pilkada berjalan cukup kondusif, dan sesuai dengan harapan kita semua,” tandasnya.


Penulis: Hendro
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments