Rabu, 11 Desember 2019

Bawaslu akan Revisi Putusan Panwas Sungai Penuh


Jumat, 08 Januari 2016 | 16:29:45 WIB


Suasana jelang musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Sungai Penuh beberapa waktu lalu
Suasana jelang musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Sungai Penuh beberapa waktu lalu / Jay

JAMBI - Terhitung mulai hari ini, Jumat (8/1), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi menonaktifkan tiga anggota Panwaslu Kota Sungai Penuh. Penonaktifan tersebut terkait proses sengketa Pilwako Sungai Penuh yang ditangani Panwaslu Sungai Penuh.

Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi, mengatakan pasca pemberhentian tiga anggota Panwas ini, pihaknya segera merevisi putusan Panwas yang membatalkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilwako Sungai Penuh 9 Desember lalu.

"Putusan Panwas akan kita revisi. Putusan Panwas yang membatalkan rekapitulasi akan kita batalkan," kata Asnawi via ponselnya.

Menurutnya, kasus yang ditangani Panwas Sungai Penuh bukanlah kewenangan mereka. "Sudah masuk ke ranah Mahkamah Konstitusi (MK)," tandasnya.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 2, Herman Muchtar-Nuzran Joher, mengajukan permohonan sengketa Pilwako Sungai Penuh ke Panwas Sungai Penuh terkait proses rekapitulasi perolehan suara Pilwako 9 Desember lalu.

Panwas Sungai Penuh pun mengabulkan permohonan tersebut dan menggelar sidang musyawarah sengketa di kantor Bawaslu Provinsi Jambi. Akhirnya Panwas dalam amar putusannya membatalkan rekapitulasi perolehan suara Pilwako Kota Sungai Penuh.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments