Rabu, 3 Juni 2020

Teganya...Oknum Guru Ini Sering Berkata Kotor Kepada Muridnya


Selasa, 16 Februari 2016 | 13:58:07 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Ardiansyah

JAMBI - Para siswa dan siswi kelas 5 D di salah satu SDN di Kecamatan Kotabaru,  Kota Jambi, sepakat tidak mau lagi diajar oleh guru agama berinisial A. Oknum guru tersebut diduga sering berkata kotor dan berprilaku tidak senonoh. 

Mawar, bukan nama sebenarnya--mengatakan bahwa setiap kali belajar dengan guru tersebut ada saja kata kotor dari mulutnya.  Guru tersebut sering berbicara tentang kemaluannya. 

"Bapak tuh pernah megang kemaluannya terus diusap ke wajah kami yang cewek - cewek. Tapi kami ngelak semua, " katanya.

Selain itu, kata Mawar,  guru tersebut juga sering memegang dagu para siswi lain. Selain itu dia juga menggapai tangan para siswi untuk memegang paha guru tersebut. "Sekarang guru agamanya sudah diganti, " pungkasnya. 

Sementara itu,  A sendiri membantah bahwa apa yang dituduhkan para wali murid itu tidak benar. 

"Kemarin saya sudah dipanggil kepala sekolah dan dipertemukan sama wali murid.  Saya sudah jelaskan bahwa itu hanya salah paham saja, " kata A. 

"Ini hanya salah persepsi saja.  Mungkin anaknya tidak pas ketika menjelaskan kepada orangtuanya, " jelasnya. 

Ditanya terkait perbuatan tidak senonoh yang dilakukanya,  A menjawab tidak pernah melakukan.  

"Saya ini guru agama mana mungkin melakukan hal tersebut.  Kalau pegang dagu itukan wajar saja, " katanya. 

Wakil Kepala SDN itu saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak sekolah sudah sering menerima laporan dari wali murid.  Guru agama tersebut sudah pernah dipanggil oleh pihak sekolah,  namun dia terus berkilah. 

"Iya,  banyak wali murid mengatakan bahwa anaknya sering melapor kalau guru tersebut setiap mengajar sering berkata kotor, " katanya. 

Terkait singkatan cabul yang sering disampaikan oleh oknum guru agama tersebut,  menurut dia itu sangat tidak masuk akal. 

"Ini kan sebatas anak SD,  seharusnya di cari singkatan lain atau apalah jangan terlalu vulgar begitu, " jelasnya. 

"Kita sudah sering mendapat laporan,  nantinya hal ini akan kita tindaklanjuti, " ucapnya.


Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal


TAGS:


comments