Selasa, 2 Juni 2020

Sertifikasi Belum Tepat Guna


Senin, 29 Februari 2016 | 11:54:28 WIB


Walikota Jambi, Sy Fasha
Walikota Jambi, Sy Fasha / Humas Kota Jambi

JAMBI – Dana sertifikasi yang dikucurkan pada guru, ternyata tak membuat kompetensinya jauh lebih baik. Ini terbukti dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kota Jambi yang masih rendah.

Walikota Jambi, Sy Fasha, mengatakan, sertifikasi itu hanya digunakan untuk kesejahteraan saja.  "Maunya pemerintah itu, setengah biaya sertifikasi itu untuk meningkatkan kompetensi," tukasnya.

Dia menjelaskan, seharusnya para tenaga pengajar itu meningkatkan kompetensinya melalui kursus, beli buku atau membeli Laptop guna menunjang aktivitasnya sehari-hari. 

Tapi kenyataan, selama ini ketika sudah mendapat kabar atau informasi mengenai sertifikasi, langsung kredit barang konsumtif. Sehingga jika pemerintah telat memberikan tunjangan sertifikasi, para tenaga pengajar itu banyak yang protes.

Ia mengimbau, agar para guru yang sudah mendapat sertifikasi untuk menggunakan 50 persen dana tunjangan sertifikasi untuk kesejahteraan dan 50 persennya lagi untuk peningkatan kompetensi. "Mungkin aturan ke depan harus dipertegas lagi," jelasnya.

 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments