Jumat, 2 Oktober 2020

Forkopimda Provinsi Keluarkan Maklumat, Ini Sanksi Pidana Bagi Pembakar Hutan


Kamis, 24 Maret 2016 | 14:34:26 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI  - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi pada 10 Maret 2016 lalu telah mengaluarkan maklumat terkait sanksi pidana bagi pelaku pemkabaran hutan, lahan, maupun kebun.

Maklumat tersebut ditandatangani oleh Gubernur Jambi Zumi Zola, Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston, Kapolda Jambi Brigjen Pol. Musyafak, Danrem 042/Gapu Kolonel Inf. Makmur, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Erbindo Saragih, dan Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Adam Hidayat.

Berikut bunyi maklumat tersebut:
1. Diumumkan kepada seluruh masyarakat, pengelola lahan perkebunan dan kehutanan, agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, dan kebun dengan alasan untuk membuka/mengolah lahan dengan cara pembakaran yang berakibat terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup.

2. Barang siapa (pelaku pembakaran, orang yang menyuruh melakukan pembakaran) karena kesalahannya baik sengaja maupun tidak sengaja, yang dapat menimbulkan kebakaran/pembakaran, akan ditindak tegas sesuai hukum, dengan sanksi:

a.    Pasal 187 KUHP (pembakaran dengan sengaja) diancam hukuman antara 12 sampai dengan 20 tahun.

b.    Pasal 188 KUHP (pembakaran dengan tidak sengaja) diancam hukuman 5 tahun.

c.     Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, ancaman penjara 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

d.    Pasal 108 Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun, serta denda paling sedikit Rp 3 miliar dan paling banyak 10 miliar.

e.     Pasal 108 Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan dengan ancaman penjara selama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.

3.    3. Bagi pemegang izin usaha kehutanan dan perkebunan apabila terjadi kebakaran di areal kerjanya direkomendasikan untuk dicabut.

4.    4. Maklumat ini diberlakukan untuk menjadi perhatian, dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua pihak.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments