Selasa, 4 Agustus 2020

Merasa Difitnah Politikus PDIP, Ahok Emosi


Kamis, 16 Juni 2016 | 14:43:23 WIB


Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok / dok/jpnn

JAKARTA – Pernyataan politikus PDIP, Junimart Girsang yang mengaku dapat informasi mengenai aliran dana dari pengembang proyek reklamasi Teluk Jakarta ke kelompok relawan Teman Ahok, membuat Gubernur DKI, Basukit T Purnama, tampak emosi.

Pernyataan yang disampaikan Anggota Komisi III DPR RI ke KPK saat rapat dengar pendapat dengan KPK di gedung DPR kemarin, Rabu (15/6), membuat Ahok geram . Bahkan Ahok menyebut pernyataan politikus PDIP itu sebagai fitnah.

"Kalau dituduh kasus suap, keterlaluan fitnahnya. Kalau menuduh suap sama saya, apa kepentingan saya?" kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (16/6), dikutip dari jpnn.com.

Ahok mengatakan, kebijakan-kebijakan yang dirancang Pemprov DKI selama ini justru membebani pengembang. Contohnya, meningkatkan kontribusi tambahan yang diwajibkan ke pengembang dari 5 persen menjadi 15 persen dikali nilai jual obyek pajak dan lahan yang dijual.

Karena itu, tidak masuk akal jika dirinya dicurigai menerima suap dari pengembang. "(Jika ada suap) kan saya harusnya membantu Anda, meringankan kontribusi Anda," ucapnya.

Seperti diketahui, Junimart menyebut ada kucuran dana dari pengembang proyek reklamasi ke relawan Teman Ahok sebesar Rp 30 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui staf Ahok, Sunny Tanuwidjaja, dan pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi.

"Kami dapat info ada dana pengembang reklamasi sebesar Rp 30 miliar untuk Teman Ahok. Dan dana tersebut disalurkan lewat Sunny dan Cyrus," kata Junimart.


Penulis: (rmol/dil/jpnn)
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments