Rabu, 19 Mei 2021

Kondisi Sejumlah Bangunan SD di Kerinci Memprihatinkan


Jumat, 07 Oktober 2016 | 10:18:44 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

KERINCI - Sejumlah bangunan Sekolah Dasar (SD) dalam Kabupaten Kerinci masih banyak yang kondisinya memprihatinkan, terutama di beberapa wilayah daerah terpincil. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci tahun 2016, untuk persentase sekolah yang sudah rusak mencapai 40 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kerinci Amri Swarta mengatakan, menyikapi masalah ini pihaknya terus berupaya melakukan rehab sekolah dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Untuk tahun 2016 ini ada 12 SD yang direhab dengan menggunakan DAK. Kalau DAK tahun ini sekitar Rp 4 miliar lebih, ditambah lagi dengan DAK tahun lalu Rp 1 miliar. Jadi totalnya DAK kita Rp 5,8 miliar," sebut Amri, Jumat (7/10).

Ditambahkannyaa, untuk alokasi DAK, 40 persen diperuntukkan sebagai peningkatan mutu pendidikan, sedangkan 60 persen untuk rehab sekolah. "Seperti peningkatan mutu membeli alat peraga, Leptop guru dan lainnya," tuturnya.

Lebih lanjut Amri mengatakan, untuk pembangunan fisik tersebut, diperuntukkan sekolah yang mengalami rusak sedang dan rusak ringan. "Untuk alokasi DAK itu berdasarkan cek fisik dari konsultan," ujarnya.

Ditanya SD yang yang mengalami rusak di Kerinci? Amri menyebutkan, sekitar 40 persen sekolah di Kerinci mengalami kerusakan dan 60 persen dalam kondisi baik.

"Yang banyak rusak itu di daerah terpencil seperti di kawasan Pungut, Air Hangat Timur, Pasir Jaya, Masgo, Kecamatan Gunung Raya, Tamiai, serta Batang Merangin," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments