Jumat, 23 April 2021

Demokrasi Jangan Sampai Timbulkan Perpecahan


Senin, 10 Oktober 2016 | 07:04:20 WIB


Kegiatana dialog dan diskusi yang digelar KPPJ belum lama ini
Kegiatana dialog dan diskusi yang digelar KPPJ belum lama ini / istimewa

JAMBI - Pesta demokrasi yang akan digelar 2017 nanti diharapkan tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan, akibat adanya perbedaan pilihan. Hal ini disampaikan Ustad Hermanto Harun saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi dan dialog yang digelar Komunitas Pemuda Peduli Jambi (KPPJ) di Kabupaten MuaroJambi belum lama ini.

Di hadapan ibu-ibu anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang hadir sebagai peserta, Hermanto mengatakan jika Indonesia adalah bangsa yang besar. Persatuan dan sikap saling menghargai perbedaan pendapat hendaknya dapat dijadikan perekat agar tidak terjadi perpecahan, khususnya saat pelaksanaan Pilkada 2017 nanti.

“Dalam kehidupan berdemokrasi, perbedaan pendapat jangan dijadikan sumber perpecahan. Kita harus saling menghargai pendapat masing-masing, bukan malah menjadikannya sebagi sumber konflik,” ujar Hermanto.

Kabupaten Muaro Jambi sendiri termasuk salah satu daerah yang akan menggelar Pilkada pada 2017 nanti. Terkait hal ini, Hermanto mengimbau dan mengajak semua pihak untuk menyukseskannya, yakni dengan cara menghargai setiap perbedaan pandapat soal calon yang akan didukung, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

“Jangan sampai Pilkada 2017 nanti malah menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu dosen IAIN STS Jambi Bahren Nurdin dalam pemaparannya mengatakan, nilai-nilai demokarasi harus ditanamkan sedini mungkin, dan dibangun dari hal-hal kecil. Ditambahkannya, orang tua memiliki peran penting untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, khususnya kepada generasi muda.

Ditambahkannya, memilih pemimpin adalah memilih orang-orang yang kita percayai untuk membawa kebaikan dan kemajuan. Maka dari itu, terkait dengan akan digelarnya Pilkada Muaro Jambi, Bahren berpesan kepada semua pihak untuk benar-benar menanamkan nilai-nilai demokrasi dalam pelaksanaannya.

“Pilihnya calon sesuai hati nurani, dan jangan mau dipengaruhi oleh pemberian uang maupun barang dari pihak manapun. Jadilah pemilih cerdas," pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments