Kamis, 4 Maret 2021

Paska Aksi Mogok Belajar Siswa, Kepala SMKN 4 Sungai Penuh Ditarik ke DInas


Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:47:50 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SUNGAI PENUH – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sungai Penuh akhirnya mengabil langkah memberhentikan Arlis dari jabatan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Sungai Penuh. Ini merupakan buntut dari aksi mogok belajar siswa yang sudah berlangsung sekitar satu minggu.

Sebelumnya, siswa melakukan aksi mogok belajar menuntut agar Arlis diberhentikan dari jabatannya. Siswa menuding Arlis telah melakukan pugutan liar (pungli) dan sering melakukan kekerasan terhadap siswa.

Disdik Sungai Penuh pun telah menurunkan tim pencari fakta ke SMKN 4 Sungai Penuh. Hasilnya, apa yang dipermasalahkan siswa tersebut ternyata benar adanya. Maka dari itu, Arlis pun ditarik ke Disdik, dan untuk sementara posisinya ditempati oleh pengawas dari Disdin Sungai Penuh.

“Siswa dan orang tua tidak suka dengan kepemimpinan kepala sekolah (Arlis, red). Siswa mengaku sikap kepala sekolah kurang mendidik, dan dikenal keras. Selain itu, juga ada laporan sejumlah persoalan internal sekolah lainnya,” kata Kadisdik Kot Sungai Penuh Pagaruyung Harahap saat dikonfirmasi, Selasa (25/10).

“Siswa pun sudah satu minggu mogok belajar. Mereka juga sudah datang menemui saya, untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi,” ujarnya lagi.

Pagaruyung menambahkan, pihaknya juga sudah memanggil Arlis dan memberikan teguran. Selain itu, dia juga sudah diberikan waktu satu minggu untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di sekolah tersebut.

“Namun setelah satu minggu, hasilnya siswa tetap mogok belajar. Makanya kita langsung mengambil tindakan dengan menarik kepala sekolah, dan menggantikannya sementara dengan pengawas dari Dinas Pendidikan,” pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments