Kamis, 22 Oktober 2020

Jadilah Generasi Muda yang Pancasilais


Jumat, 25 November 2016 | 15:49:23 WIB


/ isrimewa

JAMBI - Bertempat di Auditorium Prof. Chatib Quzwein IAIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Kamis (24/11), berlangsung kegiatan diskusi kebangsaan dengan tema 'Menyatukan Visi Kebangsaan: Membangun Karakter Generasi Muda yang Berwawasan Kebangsaan'. Pada kegiatan yang digelar Forum Diskusi Jambi (FDJ) tersebut hadir tiga orang narasumber, yakni Prof. H. Rozali Abdullah, SH, H. Hermanto Harun, LC, M.HI, Ph.D, serta Dr. Elita Rahmi, SH, MH, dan dimoderatori oleh Bahren Nurdin, SS, MA.

Dalam pemaparannya, guru besar Universitas Jambi (Unja) Prof. Rozali Abdullah mengatakan, karakter generasi muda perlu dibentuk dengan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Ini dikarenakan Pancasila merupakan landasan fundamental dan landasan filosofis bagi bangsa Indonesia.

“Generasi muda kita harus bisa menjadi generasi muda yang Pancasilais,” ujar Rozali di hadapan ratusan peserta yang hadir.

Sementara itu Dr. Elita Rahmi dalam pemaparannya mengatakan, saat ini kita sedang mengalami krisis kebangsaan, dimana pengaruh informasi teknologi seperti media sosial, membuat orang begitu mudah membuat kata-kata mencela dan menjatuhkan pemerintah, termasuk mencela kepala negara.

Dosen Fakultas Hukum Unja ini juga mengingatkan untuk berhati-hati menggunakan media sosial, jangan sampai terjerumus atau terprovokasi dengan pemberitaan di media sosial. Menurut Elita, berita di media sosial yang tidak jelas sumber dan kebenarannya, merupakan salah satu ancaman untuk keutuhan berbangsa dan bernegara.

“Untuk itu, penyatuan visi kebangsaan harus menjadi benteng dalam menghadapinya, yakni Pancasila dan Pembukaan UUD 1945,” ujarnya.

Adapun Hermanto Harun, dalam pemaparannya mengatakan generasi muda adalah the leader of tomorrow atau Agent of Change. Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi ini menambahkan, lahirnya Indonesia tidak terlepas dari peran pemuda serta mahasiswa, dan tumbangnya banyak kekuasaan juga karena peran dari mahasiswa dan pemuda.

“Jika kita gagal membentuk pemuda yang berkualitas dan Pancasialis, berarti kita seeding merancang kegagalan bangsa,” pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments