Senin, 18 November 2019

Juara Debat, Belum Tentu Juara Pilkada

(Analisis Debat Publik Pilkada Muaro Jambi)

Kamis, 19 Januari 2017 | 11:45:10 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

Segmen III menjawab pertanyaan berdasarkan undian

•    Dironde ketiga ini paslon nomor tiga menjawab pertanyaan seputar program nyata peningkatan potensi budaya, dijawab cukup baik sepertinya jawaban sudah dipersiapkan karena Ibu Masnah membaca teks, untungnya Pak Bambang bisa menambahkan secara mengesankan dengan poin utama akan melibatkan peran tokoh dan masyarakat adat dalam membangun situs budaya.

•    Pertanyaan untuk paslon empat adalah masalah intoleransi dan radikalisme, narasi dan janji yang disampaikan cukup baik yaitu akan lebih perhatian para dai dan sarak serta menjaga kerukunan antara ulama dan umarok, namun lagi-lagi yang menjawab hanya Pak Ivan dan wakilnya harusnya bisa lebih berperan dan melengkapi jawaban.

•    Penampilan paslon nomor satu disegmen ketiga dari segi retorika dan artikulasi cukup baik namun dari substansi masih terkesan normatif.

•    Sedangkan paslon nomor dua mendapat pertanyaan seputar kemiskinan, yang menarik adalah ada gagasan pembuatan kantor
pengentasan kemiskinan namun tidak dijelaskan secara komprehensif, intonasinya pun lambat dan tidak menggairahkan.
Disegmen ketiga penulis memberi skor imbang antara paslon nomor tiga dan empat

Segmen IV saling bertanya antar paslon

Secara keseluruhan dalam segmen ini pertanyaan dan jawaban yang ditampikan para paslon mengenai masalah buruknya pelayanan publik, narkoba, peningkatan harga kelapa sawit, pajak dan PAD sangat baik namun cukup membosankan tidak ada sentilan-sentilan atau jawaban menohok dari para paslon.

Overall di segmen keempat dari penyampian jawaban, kreativitas dan konsep pason nomor urut empat masih lebih unggul dari paslon lain.

Penulis: Mochammad Farisi, LL.M.
Editor:


TAGS:


comments