Sabtu, 8 Mei 2021

Inilah Pengakuan Sang Istri Pasangan Sejenis di Medan


Senin, 06 Februari 2017 | 13:20:37 WIB


Akte nikah Farel yang ditemukan istrinya
Akte nikah Farel yang ditemukan istrinya / Istimewa

MEDAN – Misteri pernikahan sejenis di Tanjungbalai, Sumatera Utara, perlahan-lahan mulai terungkap. Kasus ini terbongkar bermula saat sang perempuan yang mengaku laki-laki tersebut, hamil dan membuang bayinya.

Perempuan bernama Farel (25), yang menyamar sebagai pria itu ternyata bernama asli Nengsih. Ia nekat menikahi Sal (21) perempuan lain yang dijadikan istrinya.

Istri Farel, Sal, akhirnya buka suara atas masalah ini. Ia menuturkan, awalnya ia yakin sang suami adalah lelaki yang berstatus duda.

Keyakinan itu didapat saat menerima fotocopy kartu keluarga Farel, yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dan ditanda tangani Kadisdukcapil Drs Khairil Anwar.

Sal mengaku, fotocopy tersebut ia ketahui ketika diajak Farel pulang kampung ke Pasaman sebelum mereka menikah.

Akte Nikah Farel dengan perempuan lain sebelum Sal. Dia mengaku duda, padahal suaminya juga ada di Malaysia.

“Ia bang, aku yang nyuruh bawa fotocopy itu. Karena itu aku percaya dia itu duda,” kata Sal, di Polres Tanjungbalai,, dikutip dari jpnn.com

Ia menyebut, Farel mengaku duda dan surat itulah sebagai buktinya Farel pernah menikah. Tentu di surat itu, Farel membuat dirinya sebagai posisi suami dan Anjela istri yang diceraikan.

“Surat itu satu. Kedua, anaknya manggil ayah ke dia, makanya aku yakin dia laki-laki,” paparnya.

Namun, kata Sal, dirinya juga pernah curiga kepada Farel. Karena saat di kampung, saudara Farel memanggilnya Neneng. Tapi saat ditanya kepadanya, Farel menjawab hal itu hanya nama panggil atau gelar yang diberikan oleh tukang sayur di kampungnya.

“Aku tanya sama dia, kok kamu dipanggil Neneng. Dia bilang itu gelarnya yang dibuat tukang sayur,” ungkap Sal.

Sementara ketika ditanyakan terkait apakah ia menutut Farel, Sal menjawab tidak akan menuntut. Namun ia berharap kasus ini segera diselesaikan.

“Entahlah bang, nggak tau gimana. Aku tidak menuntutnya. Hanya saja aku berharap keluargaku jangan diganggunya lagi,” pungkas Sal.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments