Jumat, 7 Mei 2021

Soal Kelanjutan Kasus Perkantoran Bukit Tengah, Kejati Bakal Turun ke Kerinci


Senin, 06 Februari 2017 | 20:02:54 WIB


Kondisi perkantoran di Bukit Tengah yang tidak terawat
Kondisi perkantoran di Bukit Tengah yang tidak terawat / dok/metrojambi.com

KERINCI- Perkantoran Bukit Tengah di Siulak Mukai, Kerinci saat ini masih bermasalah. Hal ini membuat kelanjutan pembangunan perkantoran tersebut terbengkalai.

Informasi yang berhasil dihimpun metrojambi.com, Pemkab Kerinci akan berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi terkait kelanjutan pembangunan perkantoran tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kerinci, Afrizal HS, saat ditemui dikantornya (6/2). "Kejati turun untuk menentukan jangan sampai tumpang tindih, antara pembangunan yang lama dengan yang baru ini, karena perkantoran itu kan masih dalam penyidikan dari Kejati," katanya.

"Kalau mau melanjutkan pembangunanya harus melakukan penijauan bersama, oleh Kejati, PU Privinsi, PU kabupaten dan BPKP," sambungnya.

Ditanya apakah bisa dibangun tahun ini? Afrizal mengatakan, jika sudah ada surat rekomendasi dari Kejati Jambi, pihaknya siap melanjutkan pembangunan perkantoran yang telah keluar sertifikatnya.

"Sampai sekarang belum ada, kemaren kita sudah surati Kejati dalam upaya peninjauan perkantoran di Bukit Tengah," tambahnya. 

Dia menyebutkan untuk saat ini dari 11 kantor yang telah dibangun di Bukit Tengah, baru 8 kantor yang telah memiliki sertifikat tanah. "Tiga kantor lain belum ada sertifikatnya, saya kurang tahu pasti kantor apa yang belum ada sertifikatnya," ujarnya.

Terpisah, Bupati Kerinci, Adirozal, juga membenarkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu Kejati, PU Provinsi dan BPKP Provinsi Jambi turun ke Kerinci.

"Dulu memang belum ada sertifikatnya, tapi sekarang sudah ada, makanya kita, konsultasi dengan Kejati Jambi," jelasnya.

Terkait kelanjutkan pembangunan Bukit Tengah, Kadis PU Kabupaten Kerinci, katanya juga dipanggil Kejati Jambi untuk dimintai keterangannya.

"Anggaran kita ada untuk Bukit Tengah tapi dibintang oleh DPRD karena kita tidak berani mencairkan, sebab belum ada surat dari Kejati untuk melanjutkan pembangunan," katanya.

Mantan Wakil Walikota Padang Panjang ini, menargetkan kantor Bukit Tengah tersebut selesai 2018 dan kita harapkan tahun depan sudah bisa berkantor di Bukit Tengah. "Kita targetkan 2018 mendatang sebagian kantor yang telah dibangun di Bukit Tengah sudah bisa ditempati," pungkasnya.


Penulis: dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments