Sabtu, 6 Juni 2020

Lantai Kelas di SMPN 5 Berlubang dan Hancur


Rabu, 29 Maret 2017 | 11:49:57 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Infrastruktur sekolah yang memadai, tentunya dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar. Tidak demikian kondisi yang terjadi di SMPN 5 Kota Jambi.

Sejak beberapa waktu lalu, lantai semen di sekolah yang ada di kawasan Simpang Pulai ini, sebagian berlubang dan hancur. Namun demikian, para siswa SMPN 5 Kota Jambi tetap melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.

Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 5 Kota Jambi, Nurhabibah mengatakan, kondisi lantai ruang kelas yang berlubang dan hancur terdapat dibeberapa ruang belajar siswa.

Menurutnya, kerusakan bangunan ini terdapat di beberapa kelas dan hampir semua kelas kondisi lantainya berlubang dan hancur.
"Kalau yang berlubang dan yang hancur ada beberapa kelas, seperti lantai Kelas VIIIa dan VIIIf, meskipun bisa dipakai tapi kondisinya tidak sedap dipandang mata," ujarnya, Sab'tu (24/3).

"Begitu juga Kelas VII, lantai kelasnya yang terbuat dari keramik sebagian sudah pecah, dan Kelas IX juga lantainya berlubang," sebutnya.
Kerusakan ini, kata Nurhabibah, karena kondisinya memang sudah termakan usia. "Kelas yang rusak ini bangunannya sejak awal sekolah
didirikan, sekitar 53 tahunan," jelasnya.

Terkait bangunan sekolah yang rusak, pihaknya telah mengajukan bantuan dana perbaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik), namun sejauh ini belum ada respon dari Disdik.

Untuk mengantisipasi sementara keruskan ini, sekolah menggunakan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menambal lantai yang rusak. "Sementara waktu, lantai yang rusak kita tambal dari dana BOS," katanya.

Selain kerusakan lantai, dinding di 31 Rombel di SMPN 5 ini juga terdapat beberapa lubang. "Sama seperti lantainya, dinding di beberapa kelas terdapat lubang yang menganga," tuturnya lagi. Tidak itu saja, sekolah ini juga masih kekurangan toilet. "Toilet yang dibutuhkan 50 unit, karena jumlah siswa kita keseluruhan sebanyak  1.164 orang," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments