Sabtu, 6 Juni 2020

Stikba Baiturahim Kembangkan Bahasa Inggris di Kampus


Selasa, 04 April 2017 | 15:04:26 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Jainal Abidin

JAMBI - Mulai Tahun 2017, setiap mahasiswa Sekolah Tinggi Baiturahim (Stikba) Jambi yang akan lulus wajib meraih nilai TOEFL 400. Jika tidak, maka akan ditunda kelulusannya.

"Sebenarnya program ini sudah direncanakan kampus 2014 lalu, namun baru terealisasi di 2017 ini," ujar Ketua Stikba Jambi, Dr Filius Candra SE, ME.

Menurutnya, persyaratan ini untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan demikian, nantinya kampus dapat melahirkan lulusan bertaraf internasional yang menguasai kemampuan bahasa Inggris.

"Harapannya, lulusan kita bisa bersaing dengan lulusan luar, menguasai toefl dan diharapkan setelah lulus melanjutkan ke perguruan tinggi di luar negeri," ujarnya.

Selain mahasiswa, kemampuan bahasa Inggris pegawai juga menjadi prioritas, sehingga diwajibkan mengikuti kursus, kecuali yang telah mahir.

Dengan kuliah di luar negeri, selain memberikan pengalaman akademik juga pengalaman budaya yang berbeda. "Dosen-dosen luar negeri tidak memikirkan uang tetapi bagaimana intelektualitasnya bisa dikembangkan untuk masyarakat dan negaranya. Budaya ini yang kurang tumbuh di sini," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah program periodi di kampusnya dan menambah jenjang pendidikan S2, sehingga target kampus di 2020 mengarah menjadi institut.

"Target kita 2020 tak lagi Stikba, tapi Institut Kesehatan Baiturahim, sehingga nantinya kita akan menambah periodi jurusan dan membuka pendidikan S2 nya," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments