Senin, 1 Juni 2020

Hari Ini, 31.094 Siswa Ikut UN


Senin, 10 April 2017 | 14:17:08 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Setelah Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berakhir pekan kemarin. Hari ini giliran siswa SMA di Provinsi Jambi akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Tercatat, sebanyak 31.094 siswa SMA/MA baik swasta maupun negeri terdaftar mengikuti UN tahun ini. Mereka terdiri dari 15.192 siswa yang ikut UNBK dan 15.092 siswa yang masih melakukan UNKP.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi, Agus Harianto mengatakan, UN untuk tingkat SMA akan dilakukan selama 4 hari ke depan, yakni dari tanggal 10-13 April mendatang, serentak diseluruh Indonesia.

Disebutkannya, untuk persiapan UN SMA yang mulai dilaksanakan hari ini sudah final, tinggal lagi pelaksanaan ujian di lapangan. "Semoga ujian hari ini berjalan lancar dan tanpa kendala," katanya.

Dikatakannya, dari 31.094 siswa SMA negeri dan swasta yang akan mengikuti UN tahun ini, berasal dari 427 SMA/MA se-Provinsi Jambi.
“Rinciannya 123 SMA/MA akan mengikuti UNBK, dan 304 SMA/MA yang masih UNKP. Kalau dipersentasekan ada 28,81 persen yang ikut UNBK dan 71,19 persen yang UNKP,” ujar Agus Harianto, saat dikonfirmasi.

Menurut dia, sedikitnya sekolah yang melakukan UNBK tahun ini dikarenakan masih banyak SMA yang terkendala sarana dan prasarana UNBK.
Sementara untuk pelaksanaan UNKP, ia menyebut, persiapannya juga sudah 100 persen. Bahkan, naskah soal yang diujikan telah didistribusikan di masing- masing daerah.

"Soal sudah diserahkan ke Disdik, dan saat ini telah berada dimasing-masing Polsek kecamatan," sebutnya.

Nantinya, kata dia, sekolah akan mengambil soal di masing- masing Polsek di daerahnya pada hari itu sebelum pelaksanaan UNKP dilaksanakan.

"Kalau yang di daerah soalnya saat ini telah di polsek dan hari itu juga baru bisa di ambil untuk diberikan kepada siswanya," ungkapnya.

Sementara itu, untuk sekolah yang berada di kawasan terpencil dan daerahnya sulit untuk dijangkau, pihaknya memberikan kemudahan sekolah untuk mengambil soal ujian sehari sebelum pelaksanaan dimulai.

"Kalau jauhkan kasihan, tentunya kalau hari itu ngambil dan hari itu diberikan memakan waktu dan menganggu siswanya, makanya kita persilahkan mengambil sehari sebelum pelaksanaan," ujarnya.

Kemudian, sambungnya, mengingat UNBK dan UNKP bukan lagi sebagai penentu kelulusan, maka hendaknya siswa mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri tanpa melakukan kecurangan demi nilai yang tinggi.

"Kita juga minta sekolah dapat bekerjasama mensukseskan ujian ini dengan tidak memberikan bocoran jawaban soal pada siswanya," harapnya.

Sedangkan untuk menjamin keamanan soal ujian sebelum didistribusikan kepada siswa, pihaknya memastikan dalam kondisi aman karena dalam pengawalan kepolisian.

"Untuk soal aman tidak ada sekolah maupun guru membocorkan soal, karena di jaga ketat kepolisian," tambahnya.

Selanjutnya ia mengharapkan dalam pelaksanaan UNBK tingkat SMA ini tak ada lagi terjadinya pemadaman listrik maupun terganggunya jaringan internet seperti pelaksanaan UNBK SMK pekan kemarin.

"Bener dari SMK kemarin yang melaksanakan UNBK laporannya sama, kendalanya PLN dengan internet terutama sekolah yang berada dipelosok. Kita telah koordinasikan dengan PLN dan Telkom untuk kerjasamanya selama pelaksanaan UNBK," jelasnya.

Pihaknya juga kembali ingatkan kepada sekolah untuk menyiapkan ganset mengantisipasi pemadaman listrik sehingga siswa yang melaksanakan UNBK tidak menjadi korbannya.

"Kalau listrik padam dan ganset tidak siap kasihan siswa akan terganggu pelaksanaan UNBK-nya, makanya kita ingatkan terus sekolah menyiapkan ganset," ujarnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments