Selasa, 15 Juni 2021

Zola Himbau Warga Tak Buang Sampah di Sungai

Selasa, 02 Mei 2017 | 13:50:06 WIB


Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli saat meninjau drainase
Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli saat meninjau drainase / Humas Provinsi

JAMBI – Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli STP MA menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan saluran air yang menyebabkan pendangkalan sungai, sehingga ketika hujan terjadi banjir.

“Saya meminta kerjasamanya kepada semua ketua RT untuk menghimbau warganya agar tidak membuang sampah di sungai dan saluran air,” ujar Zola.

Himbauan ini disampaikan Zola saat meninjau rumah masyarakat, sungai dan saluran air pasca banjir beberapa waktu lalu, di Jalan Prof DR M Yamin SH, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (29/04).

Menurutnya, dampak dari pendangkalan sungai ini adalah terendamnya rumah warga ketika turun hujan. Dalam bulan April lalu, sudah 4 kali terjadi banjir saat turun hujan deras.

Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan sebagian rumah warga di wilayah Kelurahan Payo Lebar dan Kelurahan Lebak Bandung terendam.

“Kita sudah memantau, ketika hujan deras terjadi genangan air yang menyebabkan banjir, ini menjadi pertanyaan, kenapa di wilayah ini banjir sedangkan di tempat lain tidak, ini pasti ada penyebabnya,” ungkapnya.

Zola menyampaikan, penyebab genangan air yang mengakibatkan terendamnya rumah warga ini adalah terjadinya pendangkalan sungai dan ditemukannya sampah-sampah rumah tangga serta terjadinya penyempitan sungai, saluran air, dan adanya bangunan yang menyebabkan terhalangnya tempat resapan air.

Langkah awal yang sedang dilakukan dalam waktu dekat ini, kata Zola adalah pengerukan sungai untuk mengangkut sampah yang ada didalamnya.

Zola juga mengharapkan komitmen masyarakat dan belajar dari kejadian yang sudah terjadi serta rasa kepedulian terhadap lingkungan untuk tidak membuang sampah ke sungai, karena akan percuma jika sungai sudah dikeruk dan dibersihkan tetapi masyarakat masih membuang sampah di sungai.

“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) Provinsi Jambi serta Pemerintah Kota Jambi segera mengkaji titik-titik mana yang menghambat resapan air ini. Jika bangunan-bangunan itu menghambat, harus dibongkar secepatnya. Jika tidak bongkar, ketika hujan akan menyebabkan banjir terus-menerus dari hulu ke hilir karena tidak adanya tempat resapan air,” jelasnya.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments