Kamis, 28 Januari 2021

Menanti Putusan Etik KPU Tebo


Rabu, 07 Juni 2017 | 10:55:42 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjadwalkan sidang beragenda pembacaan putusan kode etik lima komisioner KPU Tebo, Kamis (8/6).

Sidang ini akan digelar di Jakarta, dengan menghadirkan pelapor yakni Hamdi-Harmain dan terlapor lima komisioner KPU Tebo yakni Basri, Ahdiyenti, Riance Juscal, Al Fadli dan Sri Asteti.

Kuasa hukum Hamdi-Harmain, Mudrika mengatakan, sesuai undangan yang ia terima dari DKPP, agenda pembacaan putusan dugaan pelanggaran kode etik KPU Tebo dijadwalkan akan dibaca serentak dengan tuntutan lainnya.

“Karena kasus ini terjadi pada momen Pilkada serentak. Maka pembacaan putusannya dijadwalkan juga akan dibaca serentak pada Kamis 8 Juni 2017 di Jakarta,” ujar Mudrika via ponselnya.

Menurutnya, berdasarkan bukti-bukti dan fakta yang ada di persidangan, pihaknya sangat optimis majelis DKPP mengabulkan perkaranya dengan menjatuhkan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan saat proses pembukaan kotak suara.

“Fakta dipersidangan terbukti mereka melakukan kesalahan. Dan ini dikuatkan oleh kesaksian Ketua Panwaslu Tebo yang mengaku tidak ada kordinasi terkait buka kotak,” ungkapnya.

Selain itu kata Mudrika, dalam persidangan sebelumnya juga terungkap jika proses buka kotak suara yang dilakukan KPU Tebo bukan atas perintah MK. "Tinggal lagi sanksi berat atau sanksi ringan yang akan diberikan majelis DKPP," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Tebo Basri belum bisa dimintai tanggapannya terkait jadwal putusan DKPP tersebut. Begitu juga komisioner lainnya Riance Juskal, saat mencoba menghubungi via nomor ponsel yang biasa digunakannya, terdengar nada tidak aktif.

Sebelumnya, KPU Tebo mengaku optimis memenangkan proses persidangan ditingkat mejelis kehormatan DKPP RI. "Kami sudah bekerja secara profesional sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Basri, Ketua KPU Tebo beberapa waktu lalu.


Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments