Jumat, 4 Desember 2020

Hormati Abdullah Sani, Maulana Urung Daftar di PDIP


Minggu, 11 Juni 2017 | 19:03:25 WIB


Maulana
Maulana / istimewa

JAMBI - Penjaringan bakal calon Walikota Jambi melalui PDIP sudah dibuka. Sebagai partai penguasa yang memenangkan Pemilu secara nasional, harus diakui PDIP memiliki daya tarik yang kuat bagi kandidat calon kepala daerah.

Apalagi PDIP sendiri memiliki 5 kursi di parlemen, sehingga perahu partai berlambang banteng moncong putih ini jadi rebutan para kandidat yang ingin maju di Pilwako Jambi 2018 mendatang.

Hal ini seperti di akui oleh dr. Maulana, salah seorang bakal calon Walikota Jambi, saat ditemui ketikamenghadiri buka puasa bersama DPC Partai Hanura Kota Jambi, Jumat (9/6). Pemilik Rumah Sakit Annisa tersebut mengatakan, dirinya termasuk orang yang tertarik untuk mengambil formulir pendaftaran di PDIP.

“Saya sempat berkeinginan mendaftar di PDIP, dan keinginan ini sempat juga saya diskusikan dengan tim dan beberapa orang tua Jambi. Hasilnya mereka mendukung jika saya mendaftar di partai politik manapun,” ujarnya.

Namun setelah melakukan pertimbangan dari berbagai aspek,  akhirnya Maulana memutuskan tidak jadi mendaftar di PDIP. Menurutnya, PDIP memiliki kader potensial yang akan didorong maju sebagai Cawako.

“Saya tidak jadi mendaftar karena menghormati pak Abdullah Sani.  Sebagai kader pastinya telah banyak berbuat untuk membesarkan PDIP, jadi saya urung mendaftar karena hormat pada wawako," tandasnya.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments