Jumat, 4 Desember 2020

Soal Wacana Harkad Jilid II, Ini Kata Khafied Moein


Selasa, 13 Juni 2017 | 06:30:12 WIB


Kafied Moein
Kafied Moein / dok.metrojambi.com

JAMBI - Wacana partai Golkar untuk kembali mengusung pasangan Harkad (Haris-Kafied) di Pilkada Merangin 2018 bakal gagal. Pasalnya, Kafied Moein saat ini mulai melirik kemungkinan maju sebagai nomor satu atau bakal calon bupati. Apalagi PDIP sebagai partai tempat Kafied bernaung, mengingikan agar kadernya maju sebagai calon bupati.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi Zoerman Manap menyatakan jika pasangan Harkad masih pantas dimajukan kembali di Merangin. Ini tidak terlepas dari kinerja keduanya yang dianggap memuaskan.

Terkait wacana Harkad (Haris-Khafied) jilid II tersebut, Kafied Moein saat dikonfirmasi mengaku belum ada arah kesepakatan seperti itu. Yang jelas, kata Kafied, saat ini dirinya bersama Haris masih menjalankan tugas sebagai bupati dan wakil bupati Merangin.

"Bicara secara detailnya wacana Harkad jilid II itu belum ada. Kedepannya seperti apa, itu nanti parpol ada mekanismenya," katanya saat dijumpai usai menghadiri acara buka bersama di kantor DPD PDIP Provinsi Jambi belum lama ini.

Bagaimana dengan instruksi dari partai sendiri? Ia menyebutkan informasi yang ia peroleh partai menginginkan maju nomor 1, dan sebagai kader dirinya siap mengikuti perintah partai.

"Sesuai mekanisme penjaringan, saya harus ikut mendaftar. Soal nomor 1 atau 2 nanti dilihat dari hasil survei," ujarnya.

Ia juga siap mendaftar ke penjaringan yang dilakukan parpol lain. Ia juga tidak menampik menjalin komunikasi berjalan baik dengan para kandidat calon yang bermunculan saat ini.

"Komunikasi dengan kandidat lain berjalan baik. Hampir semua kandidat," pungkasnya.

Untuk diketahui, jelang Pilkada Merangin, Kafied memang bukan satu-satunya kader yang disiapkan PDIP. Wakil bupati Merangin ini harus bersaing dengan kader partai lainnya yang sama-sama berniat akan maju. Dia adalah Zair Arfan yang juga merupakan kader internal partai berlambang banteng tersebut.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments