Jumat, 7 Mei 2021

Pemegang Jamkesda Bisa Rujuk ke RS Nasional


Selasa, 30 Mei 2017 | 13:42:33 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARASABAK - Kabar gembira bagi warga yang pemegang kartu jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), karena sudah bisa melakukan rujukan ke rumah sakit nasional.

Salah satunya yaitu RS Darmais spesialis kanker, RS Harapan Kita untuk penyakit jantung, dan RS Cipto. Tidak hanya rujukan bagi pasien, bagi pendamping dan pasien juga akan dilakukan penanggungan biaya selama melakukan pengobatan di rumah sakit tersebut, bahkan sampai transportasi.

Kadinkes Tanjabtim, Samsiran Halim mengatakan, saat ini program dari provinsi bahwa seluruh masyarakat harus memiliki kartu jaminan
kesehatan. Tanjung Jabung Timur, sendiri dari 2.576 jiwa, 600 jiwa diantaranya belum memiliki Jamkesda.

Hanya saja, setiap hari masih banyak Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang masuk ke dinas kesehatan, bahkan dalam setahun data rekapan pengurusan SKTM yang masuk masih cukup banyak. "Jumlahnya mencapai 1000 SKTM setahun," ujarnya.

Kadinkes Provinsi Jambi Farlijar mengatakan, saat ini masyarakat pemegang Jamkesda sudah bisa melakukan rujukan ke rumah sakit nasional, termasuk RS M Jamil di palembang.

"Tidak hanya pasien, bagi pendamping pasien juga akan dibantu Pemprov, mulai dari transportasi, hingga biaya pengobatan selama berobat," ujarnya saat kunjungan ke Tanjabtim belum lama ini.

Menurutnya saat ini, Pemprov Jambi terus melakukan pendataan bagi mayarakat yang belum memiliki kartu jaminan kesehatan, dan data yang masuk ada sekitar 54.000 jiwa belum memiliki kartu jaminan kesehatan.

"Ini yang menjadi PR kita bersama. Kita targetkan 2019 akan selesai, tolong kabupaten dan kota juga ikut membantu," ujarnya.

Menurutnya, selama ini sering terdengar keluhan masyarakat kerap dari segi biaya saat berobat. Dengan adanya Jamkesda, diharapkan nantinya tidak ada lagi kendala bagi masyarakat, terutama yang ekonominya menengah ke bawah.

"Masih banyak masyarakat yang belum memiliki kartu jaminan kesehatan, mereka terdata pada pegawai honorer dan karyawan swasta, ini juga akan menjadi perhatian kita (Dinkes,red),’’ katanya.

‘’Seharusnya pihak perusahaan dan kantor-kantor juga bisa memikirkan jaminan kesehatan karyawanya. Sehingga di tahun 2019 semua masyarakat di Jambi mempunyai jaminan kesahatan," katanya lagi.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments