Jumat, 9 Desember 2022

Harga Tinggi, Penjualan Hewan Kurban Tetap Menjanjikan

Senin, 28 Agustus 2017 | 11:00:01 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN - Aktifitas jual beli hewan qurban sepekan jelang Hari Raya Idul Adha 1438 H di Kabupaten Batanghari mengalami peningkatan.
Ini terbukti dari pasokan hewan wurban di pasar ternak Kabupaten Batanghari terpantau aman. Pedagang memprediksi puncak jual beli hewan qurban akan terjadi pada Rabu mendatang.

Pantauan di pasar ternak Muara Bulian, Jumat (25/8), aktifitas jual beli telihat berbeda dari biasanya. Selain jumlah hewan, baik sapi maupun kerbau lebih meningkat, jenis dan ukuran sapi pun beragam.

"Saat ini memang puncak pembeli, jadi memang lebih ramai, sedangkan untuk pasokan diperkirakan masih aman," ujar Darmono, salah seorang pedagang ternak, Jumat lalu.

Meski saat ini aktifitas jual beli terlihat meningkat, namun pedagang memastikan, puncaknya akan terjadi Rabu (30/8) mendatang. Pasalnya, pada Jumat mendatang sudah memasuki hari H Idul Adha dan pasar ternak sendiri kembali membuka pasar pada hari Rabu. "Infonyo Rabu nanti pasar bakalan bukak lagi, itu pasti puncak pembeli dihari itu," tutur Darmono.

Menurutnya, pasokan hewan lokal cukup. Pasokan sendiri masih didominasi dari Lampung, Kerinci dan sekitarnya, dengan jumlah keseluruhan mencapai 200-300 ekor. "Kalo untuk harga bervariasi, tergantung jenis dan ukuran mulai dari Rp 13-20 juta," bebernya.

Sementara Wagiono (45) pedagang ternak lainnya mengatakan, saat ini masih sepi pembeli, kebanyakan mereka hanya sekedar melihat dan menawar saja.

Ia berharap pada puncak pembeli di hari Rabu nanti dagangannya laku. Ia yakin semua hewan peliharannya sehat dan bebas akan penyakit.
Suparno, Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Batanghari menjelaskan, sistem penjualan harga sapi menjelang hari raya memang selalu mengalami perubahan.

Seperti hari biasa dijual sesuai bobot sapi dengan harga perkilo berkisar Rp 130 ribu. Namun jelang hari raya Idul Adha, hewan ternak seperti sapi dijual perekor.

 Kalau hari raya ini biasanya langsung satu ekor itu diberandol sekitar Rp 11 juta hingga puluhan juta untuk sapi sesuai ukurannya," katanya.


Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments