Selasa, 24 November 2020

Penerapan K-13 di SMAN 3 Tanjabtim Terkendala Administrasi


Rabu, 06 September 2017 | 10:13:20 WIB


Antonynio Suci, Humas dan Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana, SMAN 3 Tanjabtim
Antonynio Suci, Humas dan Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana, SMAN 3 Tanjabtim / Jainal Abidin

JAMBI - Beberapa sekolah saat ini sudah menerapan Kurikulum 2013 (K 13) untuk pembelajaran siswanya. Namun bagi sekolah yang baru menerapkan kurikulum ini masih menemukan kendala dalam penerapannya.

Seperti yang dialami SMAN 3 Tanjab Timur. Sekolah ini mengalami kendala dalam penerapan K 13, terutama dalam administrasi pembelajaran.

"Administrasi guru menyiapkan pembelajaran kepada siswanya, dinilai masih kurang," ujar Humas dan Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana, SMAN 3 Tanjabtim, Antonynio Suci, Senin (4/9).

Kendala lainnya, seperti sistem pembelajaran K 13 yang mengalami revisi dan sistem penilaian yang mengalami perubahan. "Sehingga, guru-guru kita kesulitan, karena belum memahami," katanya.

Selain itu, dalam penyediaan buku pembelajaran, meskipun sudah memenuhi kebutuhan siswa, pihaknya masih mencari sumber lainnya. "Seperti dari internet. Tapi, kita yang di pelosok sering terkendala koneksi jaringan dan PLN yang sering padam," ungkapnya.

Terkait penerapan K 13 sendiri, Antonynio menyebutkan, belum bisa dilaksanakan disemua kelas. "Karena baru tahun pertama, K 13 baru diterapkan di Kelas X," jelasnya.

Sementara untuk Kelas XI dan Kelas XII, masih menggunakan kurikulum lama. "Kelas XI dan Kelas XII masih menggunakan KTSP, K 13 akan diterapkan bertahap," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments