Senin, 24 Februari 2020

Dekranasda Jambi Masuk Kandidat Dekranas Award 2017


Sabtu, 09 September 2017 | 11:11:48 WIB


Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj Sherrin Tharia Zola
Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj Sherrin Tharia Zola / Istimewa

JAKARTA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi masuk kandidat peraih penghargaan Dekranas Award 2017. Tidak semua Dekranasda masuk nominasi peraih Dekranasda Award tersebut, hanya beberapa daerah, diantaranya Dekranasda Jambi.

Sebagai salah satu nominasi peraih Dekranasda Award 2017, Dekranasda Jambi melalui Ketuanya Hj Sherrin Tharia Zola diminta untuk melakukan presentasi tentang program kerja di hadapan pengurus Dekranas dan jajaran juri.

Sherrin memberikan paparan program kerja Dekranasda Jambi dalam rangka penjurian Dekranas Award pembina teladan tahun 2017, di Kantor Dekranas Pusat, Rumah Kriya Asri, Cilandak Timur - Jakarta Selatan, Jum'at (08/09).

Dalam paparan tersebut, Sherrin menekankan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kriya-kriya Jambi, untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin dengan tetap melestarikan budaya daerah dan kearifan lokal.

Sherrin mengungkapkan, untuk menentukan program kriya unggulan di Jambi, berasal dari kearifan lokal yang merupakan warisan budaya, bahan baku mudah didapat dan berasal dari alam serta industri kreatif, yang nantinya akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Sherrin juga memaparkan program kegiatan dan kondisi Dekranasda Jambi, mulai dari gedung Dekranasda, rumah tenun, balai kerajinan, serta outlet-outlet kerajinan di bawah binaan Dekranasda Provinsi Jambi yang salah satunya ditempatkan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi.

Alasan adanya outlet kerajinan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi adalah untuk pengunjung yang tidak sempat datang ke outlet kerajinan di tempat lain.

Dijelaskannya,  Dekranasda Provinsi Jambi berupaya menggali, melestarikan, dan mempromosikan produk kriya Jambi guna meningkatkan pendapatan masyarakat dengan produk kriya unggulan berupa batik, songket, perhiasan, anyaman, kerajinan kayu, dan cinderamata.

"Dekranasda Provinsi Jambi bekerjasama dengan desainer ternama, Barli Asmara, dalam mengembangkan industri kreatif serta mengajak desainer lokal dan siswa-siswi SMK Tata Busana untuk ikut terlibat pada pembuatan rancangan busana dengan menggunakan batik Jambi yang nantinya, 10 terbaik akan diajak di peragaan busana Jakarta Fashion Week, Oktober nanti," ujar Sherrin.

Sherrin mengungkapkan, Dekranasda Provinsi Jambi bersama Barli Asmara terus aktif dalam mempromosikan batik dan songket Jambi agar lebih dikenal masyarakat luas, seperti mengikuti Indonesia Fashion Week, Jakarta Fashion Week, dan Muslim Fashion Festival Indonesia.

"Kami juga mengembangkan anyaman yang ada di Jambi, dengan melakukan pelatihan untuk membuat lebih banyak kreasi anyaman, dan hasilnya terlihat signifikan, dengan digunakannya anyaman-anyaman tersebut oleh hotel-hotel seperti, tempat baju kotor, hiasan lampu dan lainnya, sehingga menaikkan pendapatan pengrajin," terangnya.

Lebih lanjut, Sherrin menyampaikan, ada pengrajin Jambi yang berasal dari Bungo mendapatkan penghargaan di tingkat nasional, dengan inovasinya mengolah serat pandan untuk dijadikan kain.

Dewan juri sendiri memberikan apresiasi atas presentasi Sherrin, serta memberi saran dan masukan untuk Dekranasda Provinsi Jambi agar kerajinan yang ada lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas.

Salah satunya dengan meniru apa yang dilakukan Desa Ubud Bali dalam memperkenalkan kerajinannya, sehingga bisa dikenal masyarakat luas sampai ke mancanegara, yaitu dengan menggandeng pengrajin nasional dan internasional.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments