Selasa, 22 Oktober 2019

95 Persen Meubeler Sekolah Rusak


Sabtu, 09 September 2017 | 11:35:30 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN - Sebagian besar atau 95 persen meubeler sekolah, mulai dari Sekolah Dasar sampai Menengah Atas di Kabupaten Batanghari dalam kondisi rusak berat atau ringan.

Meubeler yang rusak itu, diantaranya meja atau kursi belajar yang berasal dari proyek pengadaan Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Pendidiakan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, Deni Eko Purwanto menyebutkan, kondisi ini diketahui saat meninjau beberapa ruang kelas di SMPN 3 Batanghari.

Di tempat ini, kondisinya terlihat miris, karena meja dan kursi untuk anak banyak yang berlobang. Bahkan ada yang tidak layak digunakan lagi.
Deni menyebutkan, sejauh ini kondisi meubeler di sekolah hampir 95 persen rusak berat dan ringan. “Bagaimana sekolah kita ingin bersaing menargetkan prestasi, meja kursinya saja hampir 95 persen rusak semua,” ujarnya.

Selain itu, Deni mengakui, jika sarana ini tidak dapat terpenuhi sekolah tidak bisa untuk menaikkan akreditasi dengan predikat baik.
Padahal salah satu syarat mutlak dan nilai tertinggi dalam penilaian akreditasi di sekolah yakni sarana prasana, baik itu meubeler, WC maupun bangunan sekolah.

“ Sarana prasana itu 91 nilainya. Artinya itu sangat penting bagi sekolah, selebihnya itu administrasi,” katanya.
Dinas Pendidikan sendiri sedang berupaya untuk membenahi seluruh moubeler yang rusak saat ini. “ Saya akan mencoba memenuhi meubeler sekolah yang siap akreditasi, agar nilainya naik,” tutupnya.



Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments