Jumat, 18 September 2020

Promosikan Arrum Haji, Pegadaian Gandeng Pemuka Agama


Rabu, 13 September 2017 | 13:38:07 WIB


Arrum Haji
Arrum Haji / Istimewa

JAMBI - Pegadaian Syariah kembali meluncurkan produk baru, yakni Arrum Haji. Produk ini hadir untuk mempermudah seseorang yang ingin menunaikan ibadah haji.

Dengan bermodalkan emas yang dimilikinya atau membelinya dari Pegadaian, maka seseorang memiliki peluang menunaikan ibadah wajib ke tanah suci.

Asisten Manager Pegadaian Area Jambi, Yan Irawan, menjelaskan bahwa produk Arrum Haji ini untuk mempemudah seseorang berangkat haji.
"Arrum Haji merupakan produk gadai syariah yang arahnya adalah membantu golongan masyarakat menengah ke bawah yang memiliki emas untuk berangkat haji," jelasnya.

Menurut Yan, saat ini pegadaian telah melakukan terobosan baru serta di Indonesia pertama kali dilakukan yakni menggandeng para pemuka agama di Provinsi Jambi untuk membantu mensosialisasikan produk Arrum Haji ini kepada masyarakat.

"Kita sengaja gandeng pemuka agama untuk memudahkan sosialisasi kepada masyarakat agar mudah dicerna informasinya," ucapnya.
Dikatakannya, peminat Arrum Haji khususnya di Kota Jambi sudah mencapai ratusan orang. ‘’Kelebihan menggunakan fasilitas Arrum haji, nasabah tidak harus membawa langsung uang tunai sebesar Rp 25 juta untuk mendaftar haji,’’ ujarnya.

"Jadi cukup dengan modal emas senilai Rp 7 juta saja, nasabah bisa menggadaikannya untuk mendapatkan pinjaman Rp 25 juta. Pinjaman itu kemudian dibayar dengan cara diangsur,’’ ungkap yan.

"Ada beberapa periode angsuran, yang disepakati dengan sebuah akad. Dengan membuat akad itu nasabah dipersilakan memilih diantara 5 jangka waktu pembayaran angsuran yaitu selama 12, 24, 36, 48, 60 bulan,’’ katanya.

‘’Besaran angsuran per bulan yakni 12 bulan = Rp 2.336.200, 24 bulan = Rp 1.294.500, 36 bulan = Rp 947.300,48 bulan = Rp. 773.700 atau 60 bulan = Rp. 669.500 ,’’ katanya lagi.

Bagi yang tidak memiliki emas, tapi berkeinginan mengikuti Arrum Haji masih ada kesempatan. Solusinya yaitu menggabungkannya dengan program lain, misalnya program mulia. Dalam hal ini nasabah mendapatkan emas dengan cara mengangsurnya. Setelah emas ukuran tertentu lunas, nasabah pun dapat mengikuti Arrum Haji.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments