Jumat, 10 April 2020

Okupansi Hotel di Jambi Alami Peningkatan


Kamis, 14 September 2017 | 11:09:50 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Provinsi Jambi pada Juli 2017 mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, tingkat hunian kamar hotel di bulan Juli 2017 sebanyak 41,04% atau lebih tinggi dari Juni yang hanya sebesar 39,28%.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan mengatakan, jika dilihat berdasarkan kelasnya di TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 3 sebesar 53,93% dan terendah pada hotel bintang 2 27,10%.

"Penurunan TPK hotel bintang pada Juli 2017 dibanding Juli 2016 terjadi pada kelompok hotel bintang 1, bintang 2 dan bintang 4," jelasnya.
Dadang menyebutkan, jika dibandingkan dengan perkembangan TPK selama setahun yang lalu, tertinggi adalah TPK hotel berbintang 4 bulan Juli 2016 sebesar 4,69% sedangkan terendah hotel bintang 2 pada April 2017 sebesar 22,71%.

Untuk jumlah tamu yang menginap di seluruh hotel bintang bulan Juli 2017 sebanyak 29.935 orang.

"Tamu nusantara sebanyak 29.513 orang yang terdiri dari 2.370 orang menginap di hotel bintang 1, 2.790 orang menginap di hotel bintang 2, 17.919 orang menginap di hotel bintang 3 dan 6.434 orang menginap di hotel bintang 4.

"Tamu mancanegara sebanyak 422 orang, yang menginap di hotel bintang 1 sebanyak 4 orang, hotel bintang 2 sebanyak 11 orang, hotel bintang 3 sebanyak 64 orang dan hotel bintang 4 sebanyak 343 orang," ujar Dadang.

Rasio tamu mancanegara terhadap tamu nusantara bulan Juni 2017 mencapai 0,0014. Artinya bahwa dari 1000 tamu yang menginap di hotel bintang, terdapat tamu mancanegara.

"Dibandingkan bulan sebelumnya, angka rasio tamu mancanegara terhadap tamu nusantara pada hotel bintang 1 turun menjadi 0,002 hotel, bintang 2 naik menjadi 0,004, sedangkan pada hotel bintang 3 turun menjadi 0,004 dan hotel bintang 4 naik menjadi 0,53," ungkapnya.
Rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan tamu nusantara tertinggi ada pada hotel bintang 1 sebesar 2,04 dan terendah di hotel bintang 2 yaitu sebesar 1,28.

"Rata-rata lama menginap hotel bintang 2 naik sedangkan rata-rata lama menginap hotel bintang 1 atau bintang 3 dan hotel bintang 4 turun," katanya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments